25 C
Jakarta

LAPAN Identifikasi Kerusakan Akibat Gempa dan Tsunami di Kota Palu

Baca Juga:

JAKARTA – Tim LAPAN melakukan identifikasi kerusakan akibat gempa dan tsunami di Palu. Identifikasi kerusakan tersebut menggunakan data citra satelit resolusi sangat tinggi.

‘Data yang digunakan adalah data Satelit Pleiades tanggal 6 Juli 2018 (sebelum gempa) yang diterima oleh Stasiun Bumi LAPAN dan tanggal 30 September 2018 (setelah gempa) yang diperoleh Internasional Disaster Charter,” jelas Ir Jasyanto,  Kepala Bagian Humas Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) dalam siaran persnya, Selasa (2/10).

Pleiades adalah satelit milik Perancis dengan resolusi spasial 60 cm. Berdasarkan dua data tersebut dapat diidentifikasi beberapa kerusakan akibat gempa terutama di area Balaroa dan Petobo. Di dua wilayah tersebut terlihat rumah tidak hanya sekedar rusak namun amblas rata dengan tanah. Diduga karena likuifaksi, namun perlu dikaji lebih lanjut dengan seksama penyebabnya.

Menurut Jasyanto, perbandingan dua citra satelit multi waktu tersebut juga dapat memperlihatkan bangunan sepanjang pantai talise sampai donggala banyak yang mengalami kerusakan karena diterjang gelombang tsunami. Tsunami juga menyebabkan perubahan garis pantai.

Untuk analisa lebih lanjut Tim LAPAN  bekerja bersama dengan BNPB, ITB, dan Asian Institute of Technology (AIT) Thailand dalam analisa kerusakan akibat gempa, berapa jumlah rumah dan bangunan lainnya yang rusak, serta luasan area yang amblas.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!