25.6 C
Jakarta

Lazismu Bangkitkan Ekonomi Bagi Korban Kejahatan

Must read

Platform PJJ akan Dipermanenkan. Soal Metode Belajar Tetap Tergantung Zona Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM  – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak berencana permanenkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa tetap akan ditentukan...

Gizi Optimal Sejak Pra Kehamilan, Upaya Penting Lahirkan Generasi Emas

JAKARTA, MENARA62.COM - Gizi optimal tidak disiapkan seketika, saat anak lahir. Tetapi persiapannya harus dilakukan jauh hari sebelumnya, bahkan sebelum kehamilan itu terjadi (pra...

Boarding School, Sekolah sambil Mondok, sebuah Pilihan

Oleh: Ashari, SIP* Aksioma yang menyatakan pergantian menteri selalu dibarengi dengan pergantian kebijakan, rasanya tidak terbantahkan.  Dari pergantian kurikulum, Silabus hingga Perangkat Pembelajaran dan Sistem...

Ramai Isu Pengembalian Pengawasan Bank ke BI, Ini Tanggapan KADIN dan HIPMI

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kondisi perekonomian negara menjadi menjadi salah satu cukup memprihatinkan imbas pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak triwulan pertama tahun 2020, khususnya...

LOMBOK, MENARA62.COM —  Lazismu Bangkitkan Ekonomi Bagi Korban Kejahatan. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menggandeng Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqah Muhammadiyah (Lazismu). LPSK menilai Lazismu sebagai lembaga yang tepat dan ahli membantu membangkitkan perekonomian umat. Bedanya kali ini yang menjadi subyek yang dibantu adalah korban tindak pidana.

Dimulainya kerja sama itu ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman pada saat digelarnya Rakernas Lazismu bertempat di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (5/12/2019). Kegiatan dihadiri pengurus Lazismu seluruh Indonesia, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sekda NTB dan Bupati Lombok Barat.

Wakil Ketua LPSK Manager Nasution mengatakan, penandatanganan merupakan tindak lanjut dari pembicaraan yang digagas beberapa bulan sebelumnya. “Lazismu sebagai lembaga filantropi berskala nasional, kita gandeng untuk turut membangun bangsa dari sudut pemenuhan hak psikososial masyarakat yang menjadi korban kejahatan,” katanya.

Lazismu Bangkitkan Ekonomi Bagi Korban Kejahatan
Lazismu Bangkitkan Ekonomi Bagi Korban Kejahatan

Maneger berpendapat, Muhammadiyah sangat dikenal kiprahnya dalam membangun bangsa. Kini, peran Lazismu juga dibutuhkan dalam membantu korban tindak pidana.

“Korban butuh dukungan dan bantuan untuk kembali memulai kehidupan sosialnya setelah didera tindak pidana. Peran Lazismu dibutuhkan dalam hal ini,” ujar Manager.

Direktur Lazismu Hilman Latief mengatakan, Lazismu sebagai lembaga amal zakat infaq dan shadaqah nasional hadir mewujudkan Islam rahmatan lil’alamin.Muhammadiyah sebagai organisasi sosial berbasis keagamaan, punya kepedulian pada kelompok kurang mampu yang punya keinginan untuk berubah dan menjadi lebih maju,” kata Hilman.

Ketua PP Muhammadiyah Goodwill Zubir menyatakan, Lazismu dengan pengelolaan dana melebihi Rp200 miliar, menunjukkan lembaga ini dipercaya dan akan bertahta di hati umat.

“Di mana terjadi musibah, Lazismu tampil. Siapa pun itu, apa pun agamanya. Tidak saja di dalam, tapi juga di luar negeri, Muhammadiyah berkiprah,” ujarnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Platform PJJ akan Dipermanenkan. Soal Metode Belajar Tetap Tergantung Zona Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM  – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak berencana permanenkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa tetap akan ditentukan...

Gizi Optimal Sejak Pra Kehamilan, Upaya Penting Lahirkan Generasi Emas

JAKARTA, MENARA62.COM - Gizi optimal tidak disiapkan seketika, saat anak lahir. Tetapi persiapannya harus dilakukan jauh hari sebelumnya, bahkan sebelum kehamilan itu terjadi (pra...

Boarding School, Sekolah sambil Mondok, sebuah Pilihan

Oleh: Ashari, SIP* Aksioma yang menyatakan pergantian menteri selalu dibarengi dengan pergantian kebijakan, rasanya tidak terbantahkan.  Dari pergantian kurikulum, Silabus hingga Perangkat Pembelajaran dan Sistem...

Ramai Isu Pengembalian Pengawasan Bank ke BI, Ini Tanggapan KADIN dan HIPMI

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kondisi perekonomian negara menjadi menjadi salah satu cukup memprihatinkan imbas pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak triwulan pertama tahun 2020, khususnya...

Ketum Kowani: Suka Tak Suka, Perempuan Harus Belajar Teknologi

JAKARTA, MENARA62.COM – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bertekad membangun komunikasi antar perempuan dari seluruh wilayah Indonesia melalui aplikasi Connecting Women. Aplikasi yang diluncurkan Maret...