25 C
Jakarta

Lebih Dari 10.000 Warga Paris Turun ke Jalan Menentang Islamophobia

Baca Juga:

Dukung Pemulihan Pariwisata Nasional, GATF Hybrid 2021 Kembali Digelar Hadirkan Diskon Tiket Hingga 80%

JAKARTA, MENARA62.COM - Dengan dukungan penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), maskapai nasional, Garuda Indonesia, kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair...

Rapat Bamus DPR: Cegah Omicron, Tunda Rencana Perjalanan Dinas ke Luar Negeri Anggota DPR 

JAKARTA, MENARA62.COM - DPR RI memutuskan untuk menunda seluruh rencana perjalanan dinas ke luar negeri bagi anggota DPR RI. Keputusan diambil sebagai upaya untuk...

Instruksi Presiden Jokowi: Percepat Perbaikan Infrastruktur Rusak dan Relokasi Warga Korban Bencana Gunung Semeru

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi terdampak bencana alam erupsi Gunung...

Jumlah Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Semeru Bertambah Jadi 34 Orang

LUMAJANG, MENARA62.COM - Jumlah korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12) terus bertambah. Data Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan...

PARIS, Menara62.com—Lebih dari 10.000 orang turun ke jalan di Paris utara pada Ahad (10/11) untuk menentang Islamofobia. Aksi berlangsung setelah serangan bulan yang menargetkan sebuah masjid di Kota Bayonne, Prancis selatan, oleh seorang pria berusia 84 tahun.

Tersangka adalah seorang mantan aktivis sayap kanan. Dia menembak dan melukai dua pria.

Banyak dari pengunjuk rasa membawa poster berisi kecaman atas serangan terhadap Islam. Sejumlah perempuan yang ambil bagian dalam aksi itu mengenakan kerudung, sementara sebagian lainnya menutup kepala mereka dengan kain berwarna biru, putih dan merah, yang merupakan warna dari bendera Prancis.

Menurut Occurence, sekitar 13.500 orang berpartisipasi dalam pawai tersebut. Aksi tidak hanya datang sebagai seruan pribadi, namun juga oleh organisasi, termasuk Collective against Islamophobia in France (CCIF).

Aksi juga digelar di tengah dihidupkannya kembali perdebatan tentang kerudung di Prancis dan sejumlah serangan oleh oknum muslim di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami datang untuk membunyikan alarm, untuk mengatakan ada tingkat kebencian yang tidak boleh Anda lampaui,” ungkap seorang pengunjuk rasa, Larbi (35), kepada Kantor Berita AFP. “Kita terbuka atas kritik, tetapi Anda tidak boleh melampaui batas agresi tertentu.”

Sementara itu, Asmae Eumosid, seorang perempuan berkerudung dari pinggiran Paris mengatakan, “Kami ingin didengar … Bukannya didorong ke tepi. Anda mendengar banyak omong kosong tentang Islam dan wanita berkerudung hari ini.”

Pawai serupa juga berlangsung di Marseille selatan pada Minggu, di mana beberapa ratus orang terlibat. Mereka membawa poster bertuliskan “Islamophobia kills” dan berteriak “we are all children of the republic”.

“Ada propaganda yang dilancarkan terhadap umat Islam,” kata Claudine Rodinson, seorang pensiunan berusia 76 tahun, seraya menambahkan bahwa terorisme yang mengatasnamakan agama telah disamakan dengan Islam.

Menurut penelitian terbaru, Prancis memiliki antara lima hingga enam juta warga muslim, menjadikannya agama terbesar kedua di negara itu. Fakta tersebut juga membuat Prancis memiliki komunitas muslim terbesar di Eropa.

Meski demikian, Prancis sangat melindungi prinsip sekuler konstitusinya. Salah satunya dengan melarang penggunaan simbol-simbol keagamaan di sekolah negeri. misalnya. (France24)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Dukung Pemulihan Pariwisata Nasional, GATF Hybrid 2021 Kembali Digelar Hadirkan Diskon Tiket Hingga 80%

JAKARTA, MENARA62.COM - Dengan dukungan penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), maskapai nasional, Garuda Indonesia, kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair...

Rapat Bamus DPR: Cegah Omicron, Tunda Rencana Perjalanan Dinas ke Luar Negeri Anggota DPR 

JAKARTA, MENARA62.COM - DPR RI memutuskan untuk menunda seluruh rencana perjalanan dinas ke luar negeri bagi anggota DPR RI. Keputusan diambil sebagai upaya untuk...

Instruksi Presiden Jokowi: Percepat Perbaikan Infrastruktur Rusak dan Relokasi Warga Korban Bencana Gunung Semeru

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi terdampak bencana alam erupsi Gunung...

Jumlah Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Semeru Bertambah Jadi 34 Orang

LUMAJANG, MENARA62.COM - Jumlah korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12) terus bertambah. Data Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan...

MDMC Layani Kesehatan Penyintas dan Dimintai Bantuan Oleh Dinkes Lumajang

  LUMAJANG, MENARA62.COM - Emergency Medical Team (EMT) Nasional Muhammadiyah dengan tenaga medis dari 4 rumah sakit di Jawa Timur dan 1 dari Jawa Tengah...