28.1 C
Jakarta

LLHPB ‘Aisyiyah Jateng Libatkan Kader-Kader Muda dalam Pengelolaan Media dan Publikasi

Must read

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

Nina-Lucky Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Lucky Hakim hari ini (Red: Jum'at, 26/02/2021) resmi menjabat sebagai Bupati dan...

Banjir Sungai Citarum, SARMMI Berikan Bantuan Kemanusiaan

BEKASI, MENARA62.COM – Operasi kemanusiaan yang dilakukan oleh tim SAR Mapala Muhamadiyah Indonesia (SARMMI) bukan hanya bencana alam yang terjadi di luar Jawa saja,...

Spirit Berpasangan

Oleh : Afita Nur Hayati MENARA62.COM-Sebagai sebuah siklus kehidupan yang diatur secara detil oleh Sang Pencipta dalam Al-Qur’an, dari sebelum lahir sampai tumbuh dan berkembang,...

 

 

YOGYAKARTA, MENARA62.COM-Tim Divisi Media dan Publikasi LLHPB Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah mendapat kesempatan untuk menghadiri acara talkshowNgopi Bareng Den Budi” yang dilaksanakan secara daring oleh Radio Muhammadiyah (Radiomu). Dengan mengangkat tema “Peran Relawan Media LLHPB di Balik Layar”  ini, tim radiomu berbincang dengan para kader muda ‘Aisyiyah yang membantu mengelola media dan publikasi di Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah  (PWA) Jawa Tengah, yaitu  Intan Mustikasari S.Pd sebagai Ketua Divisi Media dan Publikasi LLHPB PWA Jateng, dan juga ada  Afifah Nurlaila, S.Kom sebagai Admin Web dan Media Sosial LLHPB PWA Jateng.  Apa saja poin menarik yang mereka perbincangkan? Mari kita simak catatan wawancara berikut ini.

Radiomu: Kenapa tertarik menjadi relawan LLHPB ‘Aisyiyah?

 

Intan:

‘Aisyiyah itu kan identik dengan Ibu-Ibu ya, meski usia saya masih muda, rasanya luar biasa melihat ibu-ibu yang meski sebagai ibu rumah tangga maupun bekerja mereka tetap bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan, saya merasa tergerak untuk membantu Ibu-ibu.

Intan Mustikasari S.Pd sebagai Ketua Divisi Media dan Publikasi LLHPB PWA Jateng, saat acara

 

Afifah:

Kegiatannya membuat saya tertarik untuk terjun ke LLHPB, karena langsung terjun ke masyarakat seperti membantu bencana, serta kegiatan menjaga alam. Kegiatan itulah yang membuat saya ingin bisa berkontribusi lebih banyak lagi. Kami sebagai anak muda yang berkecimpung di situ harapannya bisa menjadi semangat baru di lingkungan ibu-ibu LLHPB Aisyiyah.

 

Radiomu: Sudah berapa lama terlibat di LLHPB ‘Aisyiyah?

 

Intan:

Kalau di divisi Media dan Publikasi ini baru terbentuk sekitar Oktober 2020 ini, namun saya sudah bergabung di LLHPB semenjak sebelum pandemi, tahun 2019 dimulai dari kegiatan Jambore LLHPB daerah se Jawa Tengah, Rakerwil Perlindungan Anak pada Situasi Darurat Bencana, dilanjutkan pada saat pandemi membantu di kegiatan KATAVID (Keluarga Tangguh menghadapi Covid-19) kerjasama dengan MCCC PWM Jawa Tengah, Pengelolaan Komposter dengan mendapatkan donor dari The Asia Foundation melalui LLHPB Pimpinan Pusat Aisyiyah. Kemudian kegiatan terbaru kami yaitu koordinasi daring persiapan Hari Menanam Pohon Nasional serentak pada 28 November 2020 ini.

 

 

Den Budi:

Divisi ini terinspirasi dari Muhammadiyah yang pada masa pandemi ini lebih aktif menyebarkan informasi melalui media ya. Muhammadiyah itu kan aksinya luar biasa tapi jarang kemudian dipublikasikan dengan baik, nah ini saya kira bagus dimulai.

 

Radiomu: Biasanya menyebarluaskan berita itu ke mana saja? Bagaimana cara menyebarluaskannya?

 

Intan:

Kami bekerjasama dengan Media Internal Muhammadiyah dan Aisyiyah seperti Suara Aisyiyah, LLHPB pusat, jateng.aisyiyah.or.id, kemudian kita berusaha bekerjasama dengan MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) punyanya Muhammadiyah.

 

Afifah:

Kegiatan saya di bidang media, saya diamanahi sebagai admin web dan media sosialnya LLHPB PWA Jateng. Tugas saya sebagai yang mengunggah berita yang sudah ditulis oleh ibu-ibu oleh LLHPB PDA, jadi mereka setor dulu tulisannya ke kami, dan sebelum kami unggah ke web itu kami lakukan proses editing dulu, jadi tidak langsung kami unggah. Kita edit-edit dulu agar mudah dipahami oleh pembaca. Setelah itu kita upload di web SIA (Sistim Informasi Aisyiyah) Jateng, dengan alamatnya: jateng.aisyiyah.or.id. Setelah itu kami share di beberapa whatsapp grup, nanti setelah dishare di whatsapp group kami akan share juga ke berbagai media sosial yang dimiliki oleh LLHPB PWA. Ada fanpage, ada youtube, dan juga ada instagram. Banyak LLHPB daerah yang mulai aktif medianya, ada LLHPB Banyumas, LLHPB Jepara, dan masih banyak lagi. Mereka mengirimkan tulisan ke kami, lalu kami olah, dan kami publikasikan.

 

 

 

Radiomu : Den Budi, penasaran nih, yang diminta menulis kan Ibu-Ibu, sedangkan kalau sekarang itu yang biasanya banyak menulis kan lebih banyak anak muda-muda. Nah ini gimana sih cara mendorong Ibu-Ibu? ada nggak sih tantangannya?

 

Intan:

Pasti ada ya tantangannya. Karena kita masih muda, jadi kita berusaha lebih bersabar, misalnya kalau di grup ada yang bertanya dan kurang jelas kadang kita japri lagi, kita ingatkan lagi, dengan bahasa yang sangat halus, jadi itu tantangan yang saya rasakan ketika berhadapan dengan Ibu-Ibu tangguh.

 

Radiomu: Selama menjadi relawan LLHPB, apa sih kegiatan yang sudah dilakukan selama ini?

 

Intan:

Kita sudah mulai membuat SOP rilis berita, yaitu prosedur untuk menulis dan mengirimkan berita, serta foto, kemudian selain itu kita mendampingi Ibu-Ibu di daerah untuk bagaimana mendorong Ibu-Ibu semangat menulis untuk mensyiarkan kegiatannya di masyarakat luas.

Radiomu: Rencana ke depan LLHPB, apa yang akan dilakukan terutama dengan divisi medianya?

 

Intan:

Besar harapan kami, karena ini divisi baru, kemudian termasuk LLHPB ini kan ‘anak bontot’ ya dari Majelis dan Lembaga Aisyiyah yang lain, LLHPB baru terbentuk tahun 2015 waktu Muktamar di Makassar, nah harapan kami di divisi baru ini Ibu-Ibu LLHPB di daerah se Jawa Tengah, ini kami khususkan di Jawa Tengah dulu, semoga nanti ini menginspirasi ibu-ibu wilayah lainnya di Indonesia agar bisa membentuk juga divisi media dan publikasi, serta bisa mencetak kader-kader muda Aisyiyah untuk terus berkiprah di Aisyiyah.

 

Den Budi: Apakah di Jawa Tengah sudah terbentuk LLHPB nya di Pimpinan Daerah Aisyiyah-nya?

 

Afifah:

Kalau LLHPB daerah se Jawa Tengah sudah terbentuk semua, kecuali di Kota Magelang

Afifah Nurlaila, S.Kom sebagai Admin Web dan Media Sosial LLHPB PWA Jateng.

 

 

Den Budi: Ada enggak sih grup WA atau apa yang digunakan sebagai media komunikasi antar LLHPB PDA?

 

Intan:

Medianya WA Grup Den Budi, kita ada WA Grup LLHPB PDA se Jawa Tengah

 

 

Den Budi: kalau dari LLHPB Daerah juga disupport untuk segera menyelenggarakan Divisi Media dan Publikasi seperti di LLHPB PWA ini ya?

 

Intan:

Iya den Budi, di daerah belum terbentuk, kami masih sounding-sounding dulu kepada Ibu-Ibu LLHPB.

 

 

Den Budi: Apa yang dianggap mbak Intan sukses sejauh ini membawa LLHPB Aisyiyah. Ataukah berita saya tayang di harian A, atau tayang di televisi nasional?

 

Intan:

Betul Den Budi, kemarin tanggal 28 November itu, sebelumnya kami ada koordinasi Hari Menanam Pohon dan Bulan Menanam Pohon di bulan Desember ini. Kita rilis beritanya sampai 11 berita yang rilis di media internal Muhammadiyah dan Aisyiyah, 1 youtube, dan 1 lagi tayang di TV Muhammadiyah.

 

acara talkshow “Ngopi Bareng Den Budi

Den Budi: kalau mbak Afifah momen apa yang menurut mbak Afifah dedikasinya paling memuaskan?

 

Afifah:

Kalau saya, divisi media kan baru-baru saja ya, kalau saya rasakan momen yang paling berkesan ketika saya berhasil mengunggah tulisan karya Ibu-Ibu Aisyiyah. Menurut saya itu sebuah hal yang prestis banget karena Ibu-Ibu yang biasanya kalau disuruh nulis ogah-ogahan, sedangkan sekarang ini Ibu-Ibu sudah semangat menulis, dan tulisannya rata-rata bagus-bagus, mudah dipahami, enak dibaca, dan menggambarkan beritanya itu hampir mirip dengan berita yang ditayangkan di beberapa media. Itu menurut saya suatu hal yang paling dibanggakan.

Den Budi: Pernah enggak ibu Ketua PWA memberikan apresiasi?

 

Intan:

Kemarin ini Den waktu kita menyelenggarakan koordinasi menanam pohon secara daring Alhamdulillah Ibu Ketua PWA Ibu Dr. Ummul Baroroh Alhamdulillah bisa menghadiri, dan ibu koordinator LLHPB kami yaitu Ibu Chusnul Alhamdulillah beliau bisa memberikan sambutan dan mengikuti acara kami sampai selesai. Alhamdulillah juga menyambut divisi baru, divisi media publikasi yang diinisiasi oleh LLHPB Jawa Tengah.

 

Den Budi: Wah itu seneng banget yaa bisa diberi apresiasi. Ini kan masih panjang ya, ke depan Muktamar juga masih 2022, sehingga musywil mungkin di 2022 akhir, nah kira-kira selama 2 tahun ke depan apa ini mimpi yang lebih hebat lagi yang ingin dicapai?

 

Intan:

Mimpi saya untuk temen-temen kader-kader muda Aisyiyah jangan under-estimate ketika kita belum memiliki pasangan untuk terus berkiprah di Aisyiyah. Kemudian yang penting ketika kader-kader muda Aisyiyah ini terus berkiprah di Aisyiyah, kalau bisa terus mengkader di bawahnya dan di bawahnya, sehingga akan muncul kader-kader Aisyiyah yang produktif dan mampu mensyiarkan digital perempuan Islam berkemajuan.

 

Afifah:

Kalau mimpi saya, khususnya di bidang media LLHPB Jateng, semoga kita terus bisa mensyiarkan dakwah-dakwah secara digital bisa sampai menembus media-media Nasional atau media mainstream sehingga masyarakat luas bisa makin mengenal Aisyiyah itu seperti apa. Terus juga harapannya bisa sampai menembus ke media Internasional juga.

 

Intan:

Tambahan info buat Sobatmu di seluruh Indonesia maupun di luar Indonesia, untuk mengetahui update kegiatan LLHPB Jateng, bisa mengunjungi website: jateng.aisyiyah.or.id atau juga di instagram kami di @llhpbjateng atau di akun youtube channel kami di LLHPB Aisyiyah Jawa Tengah

 

Den Budi:

Jadi kita ini tambah seneng ya, semakin banyak temen-temen di wilayah dan di daerah yang berkecimpung di dalam hal urusan media. Sehingga nanti seluruh gerakan dakwah persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah itu terus bisa banyak diterima dan diserap oleh seluruh masyarakat di penjuru dunia. Nanti temen-temen kita dari Suriname bisa melihat wah keren ya LLHPB Aisyiyah kegiatannya, jadi tidak hanya temen-temen di Solo yang tau tapi juga sampai di Suriname, Hawai, sampai di Cina, Taiwan, keren.

Demikian catatan wawancara Talkshow “Ngopi Bareng Den Budi” di Radiomu yang mengangkat tema tentang “Peran Relawan Media LLHPB di Balik Layar” pada Sabtu 12 Desember 2020 pukul 18.30 – 19.30 WIB. Acara ini ditayangkan secara live di seluruh kanal media sosial Radiomu, baik itu di youtube, facebook, twitter, dan instagram resmi Radiomu.  Perbincangan menarik ini dapat disaksikan kembali di Youtube Channel Radio Muhammadiyah berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=fAqxic80Mto dengan judul “Ngopi Bareng Den Budi – Peran Relawan Media LLHPB di Balik Layar”.

(Tim Media & Publikasi/ LLHPB PWA Jateng)

 

#Aisyiyah #LLHPB #Radiomu

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

Nina-Lucky Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Lucky Hakim hari ini (Red: Jum'at, 26/02/2021) resmi menjabat sebagai Bupati dan...

Banjir Sungai Citarum, SARMMI Berikan Bantuan Kemanusiaan

BEKASI, MENARA62.COM – Operasi kemanusiaan yang dilakukan oleh tim SAR Mapala Muhamadiyah Indonesia (SARMMI) bukan hanya bencana alam yang terjadi di luar Jawa saja,...

Spirit Berpasangan

Oleh : Afita Nur Hayati MENARA62.COM-Sebagai sebuah siklus kehidupan yang diatur secara detil oleh Sang Pencipta dalam Al-Qur’an, dari sebelum lahir sampai tumbuh dan berkembang,...

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim

  Hulu Sungai Tengah, MENARA62.COM- Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih menyisakan penderitaan bagi...