32.6 C
Jakarta

Mahasiswa FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Akupresur Lansia

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengedukasi para lansia tentang pengelolaan hipertensi melalui pola makan sehat dan praktik akupresur di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Mawar 2, Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

 

Program pengabdian masyarakat tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkontrol melalui pengaturan pola makan serta pemanfaatan akupresur sebagai terapi pendamping.

 

Ketua Tim KKN Tematik FIK UMS Desa Gadingan, Muhammad Dafa Abdan, bersama sembilan mahasiswa lainnya mengawali kegiatan dengan membagikan kuesioner pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta mengenai hipertensi sebelum penyuluhan dimulai.

 

Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi tentang pola makan sehat bagi penderita hipertensi, antara lain membatasi konsumsi garam, gula, dan lemak, serta memperbanyak asupan sayur, buah, dan sumber protein bergizi seimbang.

 

“Kami berharap penyuluhan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong lansia untuk menerapkan pola makan sehat serta memanfaatkan akupresur sebagai terapi pendamping yang dapat dilakukan secara mandiri. Dengan demikian, lansia dapat lebih optimal dalam mengelola hipertensi dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Muhammad Dafa, Jumat (17/7/2026).

 

Tak hanya menerima materi, para peserta juga diajak mempraktikkan teknik pijat akupresur yang dipandu langsung oleh mahasiswa. Metode ini diperkenalkan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis yang dapat membantu mengurangi keluhan akibat hipertensi apabila dilakukan secara tepat.

 

Setelah sesi edukasi dan praktik selesai, peserta kembali mengisi kuesioner posttest untuk mengetahui efektivitas penyuluhan. Hasil analisis statistik yang dilakukan mahasiswa menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai pengelolaan hipertensi setelah peserta mengikuti edukasi dan praktik akupresur.

 

Temuan tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman lansia tentang pentingnya menjaga tekanan darah melalui pola makan sehat, gaya hidup aktif, dan pemanfaatan terapi pendamping yang aman.

 

Antusiasme peserta tampak selama kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026). Para lansia aktif mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mempraktikkan teknik akupresur dengan penuh semangat.

 

Bahkan, sejumlah peserta mengaku mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat dengan memperbanyak konsumsi sayuran serta mengurangi penggunaan garam dan gula dalam menu sehari-hari.

 

“Enak juga, Mbak, kalau dipijat kayak gini,” ujar Ati Yulaikha, salah seorang peserta penyuluhan, usai mengikuti praktik akupresur.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik FIK UMS berharap masyarakat Desa Gadingan, khususnya para lansia Posbindu Mawar 2, semakin sadar akan pentingnya pengelolaan hipertensi sejak dini. Program tersebut juga menjadi wujud kontribusi UMS dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi berbasis ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!