31.3 C
Jakarta

Mantan Bupati Indramayu Hj Anna Sophana Kampanyekan Paslon 03 Daniel-Taufik

Baca Juga:

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Setelah melawati seratus hari kematian suaminya yang dijuluki tokoh pembangunan Indramayu, DR H Irianto MS Syafiuddin (Yance), mantan Bupati Indramayu Hj Anna Sophana mulai turun gunung alias datang  ke tengah-tengah masyarakat. Bertepatan dengan masa kampanye para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Indramayu di Pilkada serentak, khususnya di Indramayu, kunjungan Hj Anna Sophana itu selain bersilaturahmi, juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program unggulan paslon nomer urut 3, H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST- H.Taufik Hidayat SH  atau paslon MANTAP.

Dalam sepekan terakhir di bulan Oktober dan awal bulan November ini,  Hj Anna Sophana banyak turun bersilaturahmi dengan warga, khususnya kalangan ibu-ibu di daerah pemilihan (dapil) dua Indramayu, yang meliputi kecamatan Kedokan Bunder, Juntinyuat, Karangampel, dan Krangkeng. Mantan orang nomer satu di kota mangga itu, hadir atas undangan kalangan ibu-ibu yang tergabung dalam jami’ah yasinan, majlis talim, hingga ibu-ibu arisan.

“Alhamdulillah, saya bisa memenuhi undangan warga, khususnya kalangan ibu-ibu di berbagai pelosok  Indramayu. Termasuk juga yang ada di wilayah dapil dua ini. Saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan masyarakat, sekaligus juga mensosialisasikan paslon nomer urut 3 kepada masyarakat,” ujar Hj Anna Sophana saat pertemuan dg ibu-ibu jami’an/majlis talim di desa Dadap dan Juntinyuat, Senin (2/11/2020).

Setiap kehadirannya di tengah masyarakat, Hj Anna Sophana yang selalu mengenakan masker, hanya didampingi assisten pribadinya Metha dan supirnya. Tiap pertemuan dengan kalangan ibu-ibu di sejumlah desa di dapil dua Indramayu, Hj Anna Sophana selalu mengingatkan mereka untuk memathui protokol kesehatan Covid-19, baik dengan bermasker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Saya mohon doa dan dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, terutama kalangan ibu-ibu untuk kesuksesan paslon nomer urut 3, Daniel-Taufik.  Karena Cabup Daniel itu adalah putra saya yang rela melepaskan keanggotaannya di DPR RI untuk maju sebagai calon pemimpin Indramayu. Saya merestui pencalonan Daniel, demi kelangsungan pembangunan di daerah dan terwujudnya Indramayu religius, maju, mandiri dan sejahtera (Remaja),” ujar Hj Anna Sophana dengan ucapan yang santun dan berkharisma.

Dijelaskan secara singkat oleh Hj Anna Sophana dalam tiap pertemuannya, bahwa almarhum suaminya H Yance  mengamanatkan supaya kelangsungan pembangunan di Indramayu terus berkelangjutan. Sejak memimpin Indramayu dua periode, yakni  tahun 2000-2010,  H Yance (alm) mampu menciptakan Indramayu yang dahulunya sering tawuran, menjadi kondusif. Salah satu upaya untuk menciptakan kondusif daerah tanpa tawuran antar desa di kota mangga, adalah dengan adanya Peraturan daerah (Perda) larangan miras.

Kemudian  upaya mewujudkan Indramayu yang relgius dengan wajib mengaji bagi para siswa muslim, berhijab untuk pelajar perempuan dan lainnya. Untuk infrastuktur sendiri, seperti jalan-jalan, irigasi maupun lainnya, sudah mengalami kemajuan pesat. Seperti kondisi jalan di desa-desa yang sudah berhotmix maupun betonisasi.

Kemajuan daerah dengan semangat Visi Indramayu Remaja, paska kepemimpinan H Yance (alm) dilanjutkan oleh Hj Anna Sophana dengan hampir dua periode, yakni 2010-2018. Hj Anna Sophana sendiri sempat dijuluki  Bupati Betonisasi. Karena selama kepemimpinannya, salah satunya memprioritaskan betonisasi jalan-jalan desa.

Dijelaskan Hj Anna, target pembangunan di Indramayu ini hampir selesai untuk mewujudkan Indramayu Remaja. Pembangunan infrastruktur jalan sudah baik, pembangunan rumah layak huni, beasiswa, dan program lainnya. Bahkan sekarang ini, Indramayu sudah memiliki bangunan Islamic Center yang masuk sebagai salah satu yang megah di Indonesia. Selain itu, di Indramayu juga sedang dibangun embarkasi haji, sehingga warga Indramayu yang akan naik haji, tidak usah ke Bekasi lagi, tapi di Indramayu saja untuk menunggu pemberangkatan ke tanah suci.

“Berbagai keberhasilan pembangunan ini, perlu diteruskan oleh Bupati kedepan, dan Insya Allah, Cawabup Daniel memiliki komitmen untuk melanjutkannya, ”jelas Hj Anna.

Hj Anna Sophana juga mengingatkan masyarakat yang ditemuinya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 9 Desember 2020. Supaya hak politiknya bisa disalurkan dengan memilih paslon yang diharapkannya.

Dalam setiap pertemuan, Hj Anna Sophana disambut antusias oleh kalangan Ibu-Ibu, yang menyatakan dukungan penuhnya untuk paslon nomer urut 3, Daniel-Taufik. Sehingga setiap pèrtemuan, selalu diwarnai yel-yel dari ibu-ibu jami’ah dan lainnya dengan teriakan “ Siap Dukung dan Pilih Nomer Urut 3 Daniel-Taufik, Menang, Menang, Menang…MANTAP“

“Kami dari kalangan ibu-ibu Aisyiyah Karangampel, mendukung paslon nomer urut 3, Daniel-Taufik. Dukungan itu diberikan karena berbagai hal. Di antaranya, karena sosok Cabup Daniel  yang merupakan putra H Yance-Hj Anna Sophana itu, mempunyai kapabilitas, popularitas, hingga integritas dalam membangun daerah,” ujar Ida Chamida.

Hal senada juga disampaikan Hj Titin dari desa Pondoh. Menurutnya,  Paslon Daniel-Taufik  paling tepat untuk memimpin Indramayu kedepan.  Untuk itu, dirinya bersama ibu-ibu lainnya yang tergabung dalam jamiah Al-Hidayah desa Pondoh akan ikut turun mensosialisasikan pasangan  Daniel-Taufik ke masyarakat.

“Kami optimis, Palson Daniel-Taufik akan menang. Karena dukungan kalangan ibu-ibu cukup besar, salah satunya didorong turunnya ibu Hj Anna Sophana di tengah masyarakat. Pak Yance dan Ibu Anna dikenal sebagai Bupati yang berhasil memimpin daerah. Sehingga putra mereka, yakni H Daniel diyakini kami, mampu melanjutkan keberhasil kepemimpinan kedua orang tuanya,” harapnya

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!