31.1 C
Jakarta

MAPSI 2026, FAI UMS dan MGMP PAI Sukoharjo Cetak Pelajar Unggul

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Sukoharjo menggelar Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat SMA se-Kabupaten Sukoharjo.

 

Kegiatan yang berlangsung di FAI UMS, Senin (21/9/2026), tersebut diikuti 160 peserta dari 20 SMA negeri dan swasta di Kabupaten Sukoharjo.

 

MAPSI 2026 menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan kompetensi keagamaan sekaligus mengasah kreativitas seni Islami dan kemampuan berkompetisi. Ajang ini juga dirancang untuk memperkuat kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta pengamalan nilai-nilai keislaman di kalangan pelajar.

 

Lima cabang perlombaan digelar dalam MAPSI 2026, yakni hadroh, Karya Tulis Ilmiah (KTI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), konten video kreatif, dan da’i.

 

Pada cabang hadroh, SMA Assalam meraih juara pertama, disusul SMA Veteran 1 Sukoharjo sebagai juara kedua dan SMA Muhammadiyah 5 Gatak di posisi ketiga.

 

Cabang KTI dimenangi Haidar Yaafi N dari SMA CT ARSA. Posisi kedua diraih Hafiyyan Syathir dari SMA ABBS Sukoharjo, sedangkan Faiz Mubarok dari SMA Imam Syuhodo meraih juara ketiga.

 

Untuk cabang MTQ, juara pertama diraih Ikrimah dari SMA Muhammadiyah 5 Gatak. Ahmad Risaldi A.K dari SMA 1 Kholifatullah menjadi juara kedua dan Cyntia Artha Wijaya dari SMA ABBS Sukoharjo meraih juara ketiga.

 

Sementara itu, cabang konten video kreatif dimenangi Harisa Aliya Al Madina dari SMA Negeri 1 Tawangsari. Fadila Arafah dari SMA Negeri 1 Polokarto meraih juara kedua dan Rosyad Arkhan dari SMA Pontren Imam Syuhodo menempati posisi ketiga.

 

Pada cabang da’i, Haidar Rifki Al Farros dari SMAU CT ARSA menjadi juara pertama, diikuti Najma Zahraa dari SMAU CT ARSA sebagai juara kedua dan Ahmad Yahya Husaini dari SMA Al Firdaus sebagai juara ketiga.

 

Wakil Dekan II FAI UMS, Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik dalam MAPSI 2026.

 

Menurut Istanto, kompetisi tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman.

 

“Siswa berkompetisi untuk meningkatkan kompetensi. Semua yang ditampilkan siswa merupakan yang terbaik, tetapi dalam kompetisi pasti ada yang menjadi juara,” ujar Istanto saat penutupan.

 

Ia berpesan kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan.

 

“Bagi yang belum mendapatkan juara jangan berkecil hati, terus memperbaiki diri agar ke depan menjadi lebih baik,” katanya.

 

Istanto juga menegaskan komitmen FAI UMS untuk melanjutkan sinergi dengan MGMP PAI SMA Kabupaten Sukoharjo. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan pelaksanaan Catur Dharma FAI.

 

“Kerja sama, sinergi, dan kolaborasi FAI dengan MGMP PAI SMA akan terus dilanjutkan sebagai bagian penting dari kegiatan Catur Dharma FAI,” tuturnya.

 

Para pemenang MAPSI 2026 selanjutnya akan mewakili PAI SMA Kabupaten Sukoharjo dalam kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

 

FAI UMS juga menyatakan kesiapannya memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para juara sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

 

Melalui MAPSI 2026, FAI UMS dan MGMP PAI Kabupaten Sukoharjo memperkuat kolaborasi pendidikan Islam yang berkelanjutan. Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan prestasi, kreativitas, keterampilan komunikasi, dan karakter Islami. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!