28.1 C
Jakarta

MDI Indramayu: Pernyataan Nadiem Terkait Seragam Sekolah Bersimbol Agama Justeru Bikin Gaduh

Must read

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim di pegunungan meratus

HULU SUNGAI TENGAH, MENARA62.COM, . Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih...

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Ketua Umum Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Kabupaten Indramayu menanggapi video yang beredar di media sosial dimana Menteri Pendidikan melarang sekolah menggunakan model pakaian bersimbolkan agama tertentu yang  dianutnya. Seperti yang di sampaikan dalam video berdurasi 59 detik Mendikbud Nadiem Makarim mengungkapkan  sekolah tidak boleh sama sekali membuat peraturan atau himbauan kepada peserta didik untuk menggunakan model pakaian agama tertentu sebagai seragam sekolah.

Ketua MDI Kabupaten Indramayu Jiaul Haq geram apa yang katakan Menteri Pendidikan itu mengundang kegaduhan publik. Menurutnya jika tidak mampu membawa pendidikan Indonesia lebih baik, setidaknya jangan buat gaduh.

“Melarang penggunaan simbol agama dalam pendidikan Indonesia justru bukan solusi namun membuat kegaduhan baru,” katanya Ahad (24/01/2021)

Lanjut Haq, pendidikan itu bukan semata mata mengajarkan kecerdasan intelektual namun juga mengajarkan moral dan etika yang tentu bersumber dari nilai nilai Agama dimana salah satunya cara kita menggunakan pakaian yang baik dan sopan.

Dalam agama selain mengajarkan etika berpakaian tidak kalah menarik  mengajarkan nilai ke jujuran yang sekarang sangat sulit kita temukan terutama dalam diri mereka yang menghegemoni kebenaran dan kekuasaan.

Lanjut Haq, yang membuat MDI geram dimana Menteri Pendidikan dalam berkomentar di sertai ancaman kepada tenaga pendidik yang bisa saja diberhentikan jika memaksakan anak didiknya mengenakan simbol agama.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim di pegunungan meratus

HULU SUNGAI TENGAH, MENARA62.COM, . Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih...

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...