24.7 C
Jakarta

MDMC Klaten Latih Siswa Untuk Tanggap Kebencanaan

Must read

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

KLATEN, MENARA62.COM-Guna mengenalkan tanggap kebencanaan kepada seluruh elemen masyarakat, relawan lembaga penanggulangan bencana /lpb muhamadiyah (MDMC) Klaten, Jawa Tengah, mengadakan pembelajaran kebencanaan kepada ratusan siswa SMP Islam Nurul Mustofa di komplek rawa Jombor Purbakrakitan, Bayat. Kegiatan outbond kebencanaan ini, untuk mengajarkan dan melatih siswa agar tanggap akan bencana. Selain itu, Siswa diharapkan bisa menolong diri sendiri atau orang lain saat terjadi bencana.

Kegiatan pembelajaran tanggap kebencanaan ini, juga mengajarkan kepada siswa untuk peduli kepada kemanusian dan sesama.

Menurut ketua lpb Muhammadiyah Klaten Firdaus, dalam outbond ini lpb menerjunkan puluhan instruktur dalam pembelajaran kebencanaan ini. Lebih lanjut, Firdaus menjelaskan, materi outbond kebencanaan ini meliputi ppgd dan gempa, banjir dan cara menyelamatkan diri serta menolong, tehnik survival di hutan, dan repling. Pembelajaran ini menyesuaikan dengan potenai bencana yang ada di Klaten seperti, gempa, banjir, dan letusan gunung berapi.

“Untuk instruktur, semua berasal dari relawan lpb yang telah terlatih dan sebagian sudah bersertifikat di water rescue, SAR, psikososial, dan media,” ujar Firdaus.

Sementara itu, Muhammad Faruk Afifudin, siswa kelas 1, mengaku senang dengan ikut outbond kebencanaan ini, selain menambah ilmu soal bencana, juga melatih kepedulian dan jiwa kemanusian bagi sesama.

Faruk berharap, kegiatan outbond ini bisa diselenggarakan setiap tahun, sehingga pelajar terus bisa belajar dan berlatih soal bencana secara rutin.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

Nina-Lucky Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Lucky Hakim hari ini (Red: Jum'at, 26/02/2021) resmi menjabat sebagai Bupati dan...