28.8 C
Jakarta

MPM PP Muhammadiyah Selenggarakan Kenduri Nelayan

Baca Juga:

Makan Berjarak Ala Warteg KHARISMA BAHARI

Oleh: Noor Fajar Asa *) JAKARTA, MENARA62.COM- Warung Tegal Biasa juga disingkat Warteg, jenis usaha yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau , walaupun...

Kemendikbud-Ristek Terima 75 ribu Tanda-tangan Petisi untuk Kawal Dana BOS

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setelah 10 bulan menggalang dukungan lewat petisi daring untuk mengawal penggunaan dana bantuan operasional selama pandemi, Save The Children Indonesia akhirnya...

Tahun 2021, Momentum GMF Pertahankan Likuiditas dan Pembenahan Kinerja Keuangan 

JAKARTA, MENARA62.COM – Selama pandemi COVID-19 melanda dunia, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”, “kode emiten: GMFI”) telah memetakan fokus penguatan di...

Aleg Anis Byarwati Ajak BI Jaga Iklim Perkembangan Ekonomi Syariah

JAKARTA, MENARA62.COM - Komisi XI DPR RI menggelar rapat dengan Gubernur Bank Indonesia pada Senin (26/07/2021). Rapat ini membahas topik Perkembangan Ekonomi Terkini dan...

JAKARTA, MENARA62.COM–Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah dan Ahmad Dahlan School of Economics menyelenggarakan Kenduri Nelayan, di Jakarta, Kamis (6/4/2017). Acara kenduri ini diawali dengan pembacaan surat Al Maun.

Syafii Latuconsina, dari MPM PP Muhammadiyah mengatakan, semangat Al Maun bagi Muhammadiyah amat mendasar dalam mendorong pemberdayaan dan kepedulian warga Muhammadiyah pada masyarakat yang kurang beruntung.

“Menganjurkan tidak peduli pada mereka yang kurang beruntung ini, sama saja dengan menghardik orang Muslim. Karena itu, kepedulian ini menjadi penyemangat dalam bergerak membangun pemberdayaan masyarakat,” ujar Syafii yang berharap kenduri nelayan ini dapat membangkitkan keputusan ataupun kesepakatan yang bermanfaat bagi semua.

Sebelumnya, Sutia Budi yang menjadi pembawa acara menjelaskan bahwa Kenduri Nelayan ini dilakukan bertepatan dengan hari nelayan nasional.

Sumaryo, pegiat perlindungan nelayan mengungkapkan keprihatinannya pada langkah perundangan yang dibuat pemerintah. Menurutnya, peraturan yang ada malah menghambat kesejahteraan nelayan. “Nelayan justru makin dirugikan,” ujarnya.

Pada acara kenduri nelayan yang dihibur kelompok sanggar Kummis (Kumpulan Mahasiswa Muhammadiyah Insan Seni) dari mahasiswa STIE Ahmad Dahlan ini, para nelayan menyerahkan mandat pada MPM PP Muhammadiyah untuk melakukan pembelaan atas nasibnya yang makin terpuruk karena sejumlah aturan pemerintah yang makin membuat mereka tidak berdaya.

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Makan Berjarak Ala Warteg KHARISMA BAHARI

Oleh: Noor Fajar Asa *) JAKARTA, MENARA62.COM- Warung Tegal Biasa juga disingkat Warteg, jenis usaha yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau , walaupun...

Kemendikbud-Ristek Terima 75 ribu Tanda-tangan Petisi untuk Kawal Dana BOS

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setelah 10 bulan menggalang dukungan lewat petisi daring untuk mengawal penggunaan dana bantuan operasional selama pandemi, Save The Children Indonesia akhirnya...

Tahun 2021, Momentum GMF Pertahankan Likuiditas dan Pembenahan Kinerja Keuangan 

JAKARTA, MENARA62.COM – Selama pandemi COVID-19 melanda dunia, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMF”, “kode emiten: GMFI”) telah memetakan fokus penguatan di...

Aleg Anis Byarwati Ajak BI Jaga Iklim Perkembangan Ekonomi Syariah

JAKARTA, MENARA62.COM - Komisi XI DPR RI menggelar rapat dengan Gubernur Bank Indonesia pada Senin (26/07/2021). Rapat ini membahas topik Perkembangan Ekonomi Terkini dan...

Tim Pelajar Indonesia Boyong 6 Medali pada Ajang IMO 2021

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil merebut enam medali pada ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2021. Prestasi keenam pelajar ini merupakan prestasi...