25.6 C
Jakarta

Muhammadiyah Kirimkan Surat Pengunduran Resmi dari Program Organisasi Penggerak

Must read

Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Melalui Pojok Edukasi

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Semakin turunnya kesadaran masyarakat dalam menaati protokol pencegahan Covid-19, menggerakan tim 001 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan...

Dukung Transformasi Digital pada Sektor Pendidikan di Indonesia, Lenovo Luncurkan EdVision

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pemimpin teknologi global, Lenovo, hari ini meluncurkan program komprehensif, Lenovo Edvision (bekerja sama dengan Microsoft), yang dirancang untuk mempersiapkan masa depan...

Gaya Hidup Pemicu Tertinggi Penyakit Jantung Koroner

JAKARTA, MENARA62.COM - Lebih dari separuh kematian di dunia saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM) atau Non-Communicable Diase (NCD). Global Burden of...

Bambang Tirtoyuliono, Penjabat Sementara Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melantik Bambang Tirtoyuliono sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Indramayu selama berlangsungnya masa cuti Pelaksana...

JAKARTA, MENARA62.COM – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengirimkan surat pengunduran resmi dari Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Rabu pagi (22/7/2020). Tetapi belum ada jawaban dari Kemendikbud terkait mundurnya Muhammadiyah dari program yang diinisiasi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan tersebut.

“Kami sudah secara resmi mengajukan surat pengunduran diri, dan sampai sekarang belum ada jawaban,” kata Kasiyarno, Ketua Majelis Dikdasmen bidang Kerjasama dalam keterangan persnya, Rabu (22/7/2020).

Ia mengatakan keputusan mengundurkan diri tersebut sudah melalui rapat antar pengurus di lingkungan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. Dalam rapat, diputuskan bahwa meski mendapatkan pendanaan kategori gajah, kesempatan tersebut tidak akan diambil.

Meski demikian, Muhammadiyah tetap berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah terkait peningkatan mutu dan kualitas guru, pendidik dan kepala sekolah tanpa harus masuk ke dalam program organisasi penggerak.

Diakui Kasiyarno, program guru penggerak adalah program yang sangat bagus dan kreatif dari Kemendikbud dalam rangka perbaikan mutu pendidikan di tanah air. Karena sampai sekarang, pendidikan di Indonesia masih banyak meninggalkan persoalan yang harus dibenahi. Tidak hanya di daerah-daerah terpencil, di daerah perkotaan saja masih ada masalah yang belum terselesaikan.

“Program organisasi penggerak perlu diapresiasi, ini bagus apalagi anggarannya juga nggak main-main, hampir 600 miliar. Ini tandanya kementerian sungguh-sungguh serius ingin memperbaiki pendidikan,” tambahnya.

Pemberitahuan hasil evaluasi proposal POP itu sendiri dikirimkan oleh Kemendikbud per 17 Juli 2020. Dalam surat bernomor 231/B.B2/GT/2020 dijelaskan bahwa sebanyak 324 proposal dari 260 ormas yang dinyatakan lolos evaluasi administrasi kemudian dilanjutkan ke proses evaluasi tehnis substantive. Setelah dilakukan evaluasi teknis, dari 324 proposal sebanyak 231 proposal yang diajukan 188 ormas dinyatakan lolos evaluasi teknis substantive untuk dilanjutkan ke proses verifikasi. Dari 231 proposal yang diverifikasi, sejumlah 183 proposal dari 156 ormas dinyatakan lolos verifikasi.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Melalui Pojok Edukasi

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Semakin turunnya kesadaran masyarakat dalam menaati protokol pencegahan Covid-19, menggerakan tim 001 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan...

Dukung Transformasi Digital pada Sektor Pendidikan di Indonesia, Lenovo Luncurkan EdVision

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pemimpin teknologi global, Lenovo, hari ini meluncurkan program komprehensif, Lenovo Edvision (bekerja sama dengan Microsoft), yang dirancang untuk mempersiapkan masa depan...

Gaya Hidup Pemicu Tertinggi Penyakit Jantung Koroner

JAKARTA, MENARA62.COM - Lebih dari separuh kematian di dunia saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM) atau Non-Communicable Diase (NCD). Global Burden of...

Bambang Tirtoyuliono, Penjabat Sementara Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melantik Bambang Tirtoyuliono sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Indramayu selama berlangsungnya masa cuti Pelaksana...

Pisang Goreng Naga Kriuk, Bisnis Mudah dan Murah. Yuk Intip Resepnya!

BEKASI, MENARA62.COM – Masa Pandemi virus Corona menyebabkan banyak perubahan bagi banyak manusia, salah satunya dari segi ekonomi. Namun perubahan itu tidak hanya ke...