30.1 C
Jakarta

Muhammadiyah Layani 7.225 Penyintas Gempa NTT

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM — Muhammadiyah telah memberikan layanan kemanusiaan kepada 7.225 penyintas gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui respons terpadu yang digawangi Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) dan Lazismu.

 

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda tujuh kabupaten di NTT pada 15 Agustus 2026 mendorong Muhammadiyah segera mengerahkan sumber daya kemanusiaan. Respons awal dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak setempat dan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah di Klinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.

 

Pos tersebut menjadi pusat perencanaan sekaligus evaluasi berbagai aksi layanan kemanusiaan. Hingga kini, Muhammadiyah telah mendirikan 7 Pos Koordinasi Daerah di tujuh kabupaten terdampak serta 10 Pos Pelayanan di wilayah terdampak.

 

Tiga Klaster Jadi Prioritas

 

Melalui Program Indonesia Siaga, respons kemanusiaan Muhammadiyah dijalankan melalui tiga klaster prioritas, yakni layanan kesehatan, nonkesehatan, dan logistik.

 

Pada sektor kesehatan, Emergency Medical Team (EMT) Type-1 Fixed dan EMT Mobile telah menjangkau 3.702 penyintas, terdiri atas 2.215 perempuan dan 1.487 laki-laki.

 

Layanan kesehatan tersebut diperkuat tim medis dari berbagai Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang diterjunkan untuk menjangkau masyarakat terdampak, termasuk lokasi-lokasi yang sulit mendapatkan akses layanan kesehatan.

 

Sementara pada klaster nonkesehatan, Muhammadiyah mengoperasikan dapur umum yang telah melayani 1.750 jiwa. Tim juga membangun fasilitas sanitasi dan air bersih di dua titik serta memberikan layanan psikososial kepada 1.773 jiwa.

 

Berbagai dukungan logistik turut digerakkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas. Bantuan yang disalurkan antara lain mobil dapur umum, mobil taktis, 500 paket family kit, 600 paket school kit, 1.440 kaleng Rendangmu, serta terpal sepanjang 500 meter.

 

Dukungan logistik pengobatan juga diberikan oleh tim medis atau EMT Mobile dari sejumlah Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang bertugas di wilayah terdampak.

 

Lazismu Pastikan Respons Berlanjut

 

Direktur Utama Lazismu Barry Adhitya menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan Muhammadiyah yang terus bekerja di lapangan. Ia juga berterima kasih kepada para donatur dan jamaah Salat Jumat yang telah mempercayakan bantuan melalui Lazismu.

 

“Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan Muhammadiyah di lapangan atas kerja-kerja kemanusiaan dan tentu terima kasih kepada donatur dan jamaah Salat Jumat atas kepercayaannya sehingga aksi layanan kemanusiaan Muhammadiyah kepada penyintas bencana di NTT dapat terus dilanjutkan,” kata Barry, Jumat (4/9/2026).

 

Lazismu memastikan Program Indonesia Siaga di NTT akan terus dipantau dan dievaluasi. Langkah tersebut dilakukan agar dana yang dihimpun dari masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak.

 

Respons kemanusiaan tersebut juga akan dilanjutkan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan tujuan membangun kembali kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat ketangguhan mereka dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

 

Dukung Aksi Kemanusiaan Muhammadiyah

 

Masyarakat yang ingin turut membantu penyintas gempa NTT dapat menyalurkan donasi melalui Lazismu. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung respons kemanusiaan, rehabilitasi, rekonstruksi, dan pembangunan ketangguhan masyarakat terdampak.

 

Salurkan donasi melalui: Donasi Lazismu untuk Korban Gempa NTT⁠ https://donasi.lazismu.org/bantuanbencana

 

Perkembangan aksi layanan kemanusiaan Muhammadiyah di NTT juga dapat dipantau melalui dashboard resmi Lazismu.

 

Pantau perkembangan respons: Dashboard Respons Gempa NTT Lazismu⁠ https://lazismu.org/dashboardreaponntt.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!