31.2 C
Jakarta

Pemerintah Jalin Kerjasama Jalankan Skema Perlindungan dan Pemulihan UMKM

Baca Juga:

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

Jakarta, MENARA62.COM. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga negara lainnya, dalam menjalankan skema perlindungan dan pemulihan UMKM di tengah pandemi Covid-19.

“Misalnya, terkait insentif pajak bagi UMKM yang omsetnya di bawah Rp4,8 miliar, otomatis dinolkan pajaknya disubsidi 100% oleh pemerintah,”,kata Teten, ketika menjadi narasumber di IDX Channel, Kamis (14/5).

Selain itu, cicilan bunga kredit UMKM juga ditunda selama enam bulan ke depan, untuk pinjaman UMKM sebesar Rp500 juta ke bawah. “Sementara untuk yang kredit Rp500 juta sampai Rp10 miliar, perlu kerjasama dengan pihak perbankan,”ujar Teten.

Menurut Teten, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menyiapkan sistem monitoringnya. “Dengan begitu, jangan sampai ada debitur UMKM masih diminta membayar cicilan dan juga bunganya. Karena skema ini bunganya kita subsidi untuk di atas Rp500 juta hingga Rp10 miliar,”kata Menkop.

Namun, Teten mengakui, seperti disampaikan Menkeu Sri Mulyani, masih ada bank yang belum mengetahui kebijakan ini. “Kita sudah koordinasi dengan OJK. Dan OJK mestinya sudah mensosialisasikan ke perbankan,”tegas Teten.

Teten berharap OJK memantau lembaga pembiayaan yang ada di bawah kewenangannya, seperti pihaknya memonitoring koperasi di seluruh Indonesia. “Kami punya skema pengaduan lewat Call Center di Kementerian Koperasi dan UKM untuk pengaduan,”pungkas Teten

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...

BBKP Tanjung Priok Waspadai Penularan Covid-19 Melalui Produk Pertanian

JAKARTA, MENARA62.COM – Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Tanjung Priok Jakarta Hasrul mengingatkan virus Covid-19 bisa menular melalui produk pertanian. Karena itulah BBKP...