29 C
Jakarta

Nadiem Ingin Format RPP yang Dibuat Guru Cukup Satu Lembar Saja

Must read

SMP Al Irsyad Berbagi

SOLO, MENARA62.COM- Bertempat di halaman Al Irsyad ,unit SMP Al Irsyad Surakarta mengadakan acara bakti sosial dengan tema berbagi akhiri pandemi, Sabtu (13/02). Kegiatan...

Respon Kebencanaan, LPB Muhammadiyah Kab. Bekasi Bentuk Pos Koordinasi 

BEKASI, MENARA62.COM -- Jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kp. Babakan RT 005/03 Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa...

Ciptakan Kampus Sehat: Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP Divaksin

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah Dr. Jebul Suroso, beserta Wakil Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP telah mendapat suntikan...

Aloft Hotel, Hotel Unik di Jakarta dan Bali yang Menyajikan berbagai Pengalaman berbeda untuk Wisatawan Generasi Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Terkenal akan suasana ruang sosial yang vibrant dan pelopor program live music, Aloft Hotel merupakan destinasi yang tepat bagi wisatawan untuk menikmati desain...

JAKARTA, MENARA62.COM – Janji Mendikbud Nadiem Anwar Makarim untuk memangkas birokrasi yang menyulitkan para guru satu persatu mulai direalisasikan. Saat mengumumkan 4 kebijakan pokok pembangunan pendidikan ‘Merdeka Belajar’, poin penting yang ditujukan bagi guru adalah format rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

“Kami memutuskan mengubah format RPP yang selama ini berlembar-lembar, minimal 3 lembar, kini cukup 1 lembar saja,” kata Nadiem, Rabu (11/12/2019).

Lebih ringkasnya lembaran RPP tersebut karena adanya komponen RPP yang ditiadakan atau dikurangi. Semula RPP memuat 13 komponen kini cukup 3 komponen saja.
“Kami ubah dengan format yang lebih sederhana. Cukup satu halaman saja untuk RPP,” lanjut Nadiem.
Tim dari Kemendikbud nantinya akan memberikan contoh bagaimana membuat RPP dengan format yang baru tersebut, singkat, sederhana tetapi berkualitas. Esensi RPP adalah refleksi guru mengenai pencapaian target dalam rencana pelaksanaan pembelajaran.

“Karena itu saya melihat RPP bisa disederhanakan. Intinya, yang terpenting tujuan pendidikan yang tertuang dalam RPP bisa dicapai, bukan rencana pelaksanaan pembelajaran yang panjangnya sampai berlembar-lembar,” tukasnya.

Mendikbud meminta bantuan dari seluruh kepala dinas untuk mengkomunikasikan dengan pengawas agar mengerti esensi ini.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

SMP Al Irsyad Berbagi

SOLO, MENARA62.COM- Bertempat di halaman Al Irsyad ,unit SMP Al Irsyad Surakarta mengadakan acara bakti sosial dengan tema berbagi akhiri pandemi, Sabtu (13/02). Kegiatan...

Respon Kebencanaan, LPB Muhammadiyah Kab. Bekasi Bentuk Pos Koordinasi 

BEKASI, MENARA62.COM -- Jebolnya tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kp. Babakan RT 005/03 Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beberapa...

Ciptakan Kampus Sehat: Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP Divaksin

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah Dr. Jebul Suroso, beserta Wakil Rektor, Dosen, dan Pegawai UMP telah mendapat suntikan...

Aloft Hotel, Hotel Unik di Jakarta dan Bali yang Menyajikan berbagai Pengalaman berbeda untuk Wisatawan Generasi Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Terkenal akan suasana ruang sosial yang vibrant dan pelopor program live music, Aloft Hotel merupakan destinasi yang tepat bagi wisatawan untuk menikmati desain...

Ketum PGRI Terharu Guru Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum PGRI Prof Unifah Rosyidi mengaku terharu ketika guru menjadi prioritas yang mendapatkan vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Unifah saat...