33.9 C
Jakarta

Odontobattle 2.0 UMS Asah Kompetensi Dokter Gigi Nasional

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran gigi melalui penyelenggaraan Odontobattle 2.0, kompetisi cerdas cermat tingkat nasional bagi mahasiswa kedokteran gigi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

Mengusung tema “From Roots to Crown, to Change the World”, ajang yang digelar di Edutorium UMS, Ahad (5/7/2026), menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik, berpikir kritis, sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstitusi.

 

Odontobattle 2.0 dirancang untuk menguji pemahaman peserta pada berbagai cabang ilmu kedokteran gigi melalui rangkaian soal yang kompetitif. Tak sekadar adu pengetahuan, kompetisi ini juga melatih kemampuan analisis, komunikasi, serta kerja sama tim dalam menyelesaikan persoalan klinis secara cepat dan tepat.

 

Ketua Panitia, drg. Muhammad Fauzi Adityawan, Sp.Perio., mengatakan penyelenggaraan Odontobattle merupakan bentuk komitmen FKG UMS dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia kedokteran gigi yang unggul dan berdaya saing.

 

“Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir calon dokter gigi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing, jiwa sportivitas, dan kemampuan berkolaborasi di tingkat nasional,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

 

Untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas penilaian, FKG UMS menghadirkan tiga dewan juri yang berasal dari institusi pendidikan kedokteran gigi terkemuka. Mereka adalah drg. Adisty Restu Putri, M.DSc., Sp.Perio. dari Universitas Islam Sultan Agung, drg. Muhammad Fadyl Yunizar, M.P.H., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada, serta drg. Arny Try Kartinawati, Sp.KG. dari UMS.

 

Menurut Fauzi, kehadiran dua juri eksternal dan satu juri internal menjadi bukti komitmen FKG UMS dalam menghadirkan proses penilaian yang profesional, transparan, dan berkualitas.

 

Selama kompetisi berlangsung, tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta mengikuti sejumlah tahapan lomba yang menguji penguasaan teori hingga kemampuan pemecahan masalah klinis. Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan jawaban, kedalaman pemahaman materi, kemampuan berpikir kritis, serta kekompakan tim.

 

Tak hanya menghadirkan atmosfer kompetisi akademik, Odontobattle 2.0 juga diramaikan dengan Dentistry Got Talent, panggung kreativitas yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa menampilkan bakat di bidang seni.

 

“Berbagai penampilan seperti musik, tari, tarik suara hingga pertunjukan seni lainnya menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran gigi memiliki potensi yang beragam di luar kemampuan akademik,” jelas Fauzi.

 

Melalui penyelenggaraan Odontobattle 2.0, FKG UMS berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran gigi di Indonesia. Ajang ini diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan generasi dokter gigi profesional, inovatif, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!