25.6 C
Jakarta

Operasional Garuda Tidak Terganggu Kasus ES

Must read

Melalui Program Literasi Gender, Kader PC IMM AR.Fakhrudin UMY Berhasil Lahirkan sebuah Buku

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Berangkat dari ketidakpahaman tentang pengetahuan gender dan keresahan mengenai ketidakadilan gender di lingkungan sekitar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR. Fakhrudin Universitas...

Bank Danamon Kembali Raih Penghargaan Kelas Internasional dalam Inovasi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon") meraih penghargaan Asia Trailblazer Award oleh Retail Banker International (RBI) dengan predikat Highly Commended...

Renovasi Rumah dan Sedekah Virtual, Ikhtiar Aswin Yanuar Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, Menara62.com - Pengusaha muda bidang properti, Aswin Yanuar, benar-benar menggegerkan netizen Indonesia. Setelah mereview rumah murah yang dibangun perusahaannya dengan harga murah. Ia...

UNESCO: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Sangat Rendah

JAKARTA, MENARA62.COM- Literasi adalah bagian dari pembangunan manusia yang dapat membuka jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia...

JAKARTA, MENARA62.COM—Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penetapan mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Emirsyah Satar (ES) sebagai tersangka dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC, tidak akan mengganggu operasional maskapai penerbangan Garuda Indonesia. “Kalau pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi itu urusan individual. Jadi saya fikir tidak ada gangguan,” kata Menhub di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis, sebagaimana dikutip Antara.

Menurut Budi, saat ini sudah ada rangkaian program yang disepakati oleh pemerintah dengan maskapai penerbangan pelat merah tersebut, sehingga operasional Garuda Indonesia tetap berjalan dengan baik.

“Jadi, kita ini memang sebagai dunia usaha harus mendapatkan teknologi secanggih mungkin, dengan efisiensi yang baik, dan menciptakan konektivitas sebanyak mungkin dengan pihak lain. Tapi kalau hukum dilanggar ya itu tidak memang boleh,” tuturnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang tersangka kasus indikasi suap terkait dengan pengadaan pesawat dan mesin pesawat.

Terkait dengan hal tersebut, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke tingkat penyidikan dan menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu ES (Direktur Utama Garuda Indonesia periode 2005 s.d. 2014 dan SS (Beneficial Owner dari Connaught International Pte. Ltd.).

Tersangka ES diduga menerima suap dari tersangka SS dalam bentuk uang dan barang, yaitu dalam bentuk uang masing-masing 1,2 juta Euro dan 180.000 dolar AS atau setara Rp20 miliar. Dalam bentuk barang senilai Rp2 juta dolar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Terhadap ES disangkakan pelanggar Pasal 12 Huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Terhadap SS yang diduga sebagai pemberi disangkakan pelanggar Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) Huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Tipikor jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menyatakan perkara tersebut tergolong bentuk korupsi lintas negara atau transnasional sehingga dalam penanganan kasus itu, KPK bekerja sama dengan Serious Fraud Office (SFO) Inggris dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Melalui Program Literasi Gender, Kader PC IMM AR.Fakhrudin UMY Berhasil Lahirkan sebuah Buku

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Berangkat dari ketidakpahaman tentang pengetahuan gender dan keresahan mengenai ketidakadilan gender di lingkungan sekitar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR. Fakhrudin Universitas...

Bank Danamon Kembali Raih Penghargaan Kelas Internasional dalam Inovasi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon") meraih penghargaan Asia Trailblazer Award oleh Retail Banker International (RBI) dengan predikat Highly Commended...

Renovasi Rumah dan Sedekah Virtual, Ikhtiar Aswin Yanuar Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, Menara62.com - Pengusaha muda bidang properti, Aswin Yanuar, benar-benar menggegerkan netizen Indonesia. Setelah mereview rumah murah yang dibangun perusahaannya dengan harga murah. Ia...

UNESCO: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Sangat Rendah

JAKARTA, MENARA62.COM- Literasi adalah bagian dari pembangunan manusia yang dapat membuka jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia...

Indonesia Masih Dibayangi Pertumbuhan Ekonomi Negatif

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam prespektif jangka menengah Indonesia masih tetap terus melakukan reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan akselerasi pertumbuhan. Pandemi Covid-19 memberikan kekhawatiran...