25.6 C
Jakarta

Mengelola Konflik agar Jadi Energi Positif

Must read

Fraksi PKS Tolak PMN pada Kasus Jiwasraya

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pihaknya akan menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Bahan Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) pada...

Dengarkan Keluh Kesah Perawat Covid-19, Presiden: Kapan Terakhir Pulang?

JAKARTA, MENARA62.COM - Perjuangan para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19 tidaklah mudah. Selain harus berjibaku dengan risiko terpapar...

Jamaah Masjid Al Hidayah Murangan Sleman Kerja Bakti Bangun Kamar Mandi dan Tempat Wudhu

SLEMAN, MENARA62.COM. Untuk mewujudkan mimpi memiliki kamar mandi dan tempat wudhu yang representatif, Takmir Masjid Al Hidayah Murangan VII Triharjo Sleman bersama panitia pembangunan...

Lazismu PCM Sleman Bagikan 300 Paket Sembako kepada Dhuafa

SLEMAN, MENARA62.COM - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu, Lazismu PCM Sleman bagikan 300 paket sembako kepada kaum dhuafa di lingkup wilayah Kecamatan...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Manusia hidup tidak mungkin tanpa konflik. Suasana batin yang menimbulkan kegelisahan, pertentangan dan kebimbangan merupakan sebuah konflik. Konflik tidak dapat dihindari tetapi harus dikelola agar bisa menghasilkan energi yang positif.

Hal tersebut diungkapkan Wuri Rahmawati, Ketua Divisi Komunitas Khusus MPM PP Muhammdiyah pada diskusi Dwi Mingguan di Aula PP Muhammadiyah Jalan Ahmad Dahlan Yogyakarta, Kamis (19/1/2017). Diskusi yang dihadiri sekitar 50 peserta dan di siarkan langsung di Radio Muhammadiyah itu mengusung tema ‘Manajemen Konflik dalam Kelompok Masyarakat’.

Lebih lanjut Wuri yang juga dosen Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) mengatakan konflik muncul karena beberapa penyebab. Di antaranya, beda pendapat, sudut pandang, tujuan dan kepentingan serta dipengaruhi juga perbedaan kepribadian dan budaya dapat mengakibatkan pertengkaran, perselisihan dan kecurigaan.

”Konflik yang muncul dalam kelompok masyarakat mengakibatkan individu/kelompok yang berkonflik menjadi tidak peduli dengan kelompok/masyarakat. Selain dapat menarik diri dari kelompok, konflik juga dapat menurunkan produktivitas kelompok bahkan sampai bubarnya kelompok/masyarakat,” tandas Wuri.

Interpersonal approach bisa menjadi strategi penyelesesain konflik. ”Selain pendekatan personal, mencari akar masalah konflik dari berbagai pihak, mendiskusikan dan merumuskan solusi juga menjadi startegi lain. Menjelaskan solusi kepada pihak yang berkonflik penting untuk meminimalisir konlfik yang terjadi,” katanya.

Di akhir diskusi, Wuri memberikan trik mengelola konflik agar bisa menjadi energi yang positif. Wuri mengharapkan seseorang atau kelompok yang sedang menghadapi konflik tidak terburu-buru dan panik. Namun diharapkan bisa menghadirkan hati dan fikiran yang tenang. “Hadapi konflik dengan senyuman,” tandas Wuri. (Prasetyo)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Fraksi PKS Tolak PMN pada Kasus Jiwasraya

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pihaknya akan menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Bahan Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) pada...

Dengarkan Keluh Kesah Perawat Covid-19, Presiden: Kapan Terakhir Pulang?

JAKARTA, MENARA62.COM - Perjuangan para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19 tidaklah mudah. Selain harus berjibaku dengan risiko terpapar...

Jamaah Masjid Al Hidayah Murangan Sleman Kerja Bakti Bangun Kamar Mandi dan Tempat Wudhu

SLEMAN, MENARA62.COM. Untuk mewujudkan mimpi memiliki kamar mandi dan tempat wudhu yang representatif, Takmir Masjid Al Hidayah Murangan VII Triharjo Sleman bersama panitia pembangunan...

Lazismu PCM Sleman Bagikan 300 Paket Sembako kepada Dhuafa

SLEMAN, MENARA62.COM - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu, Lazismu PCM Sleman bagikan 300 paket sembako kepada kaum dhuafa di lingkup wilayah Kecamatan...

Para Pemimpin Dunia Mendukung Rally of Hope

Korea, Menara62.com - Universal Peace Federation (UPF), sebuah LSM berstatus konsultatif umum dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, akan mengadakan Rally of Hope kedua akhir pekan ini....