25.6 C
Jakarta

Panglima: TNI yang Butuh Muhammadiyah

Must read

Polisi di Mata Kita, Sebuah Kado untuk HUT POLRI ke-74

Oleh Ashari, SIP* Rabu 1 Juli 2020 kemarin, Polri merayakan ulang tahunnya. Disebut Hari Bhayangkara. Tahun ini ke-74. Sejarah penamaan Hari Bhayangkara sendiri berasal dari...

Desa Sukoharjo sebagai Desa Tangguh Nusantara 2020

SLEMAN, MENARA62.COM - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun canangkan Desa Sukoharjo, Ngaglik, Sleman sebagai Kampung Tangguh Nusantara (KTN), bertempat di Balai Desa Sukoharjo, Ngaglik,...

Pengamat Nilai Lembaga Perwakilan Rakyat di Indonesia Belum Representasikan Keterwakilan Kedaulatan Rakyat

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengingatkan negara Indonesia dibentuk sebagai negara kekeluargaan yang inklusif, yang memberikan ruang kepada keberagaman dan bukan...

YLKI Lahat, Agen LPG Bertanggung Jawab Pangkalan LPG 3 Kg Nakal

LAHAT,MENARA62.COM-Menyikapinya keluhan Warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang mengeluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram. Kelangkaan sudah terjadi beberapa minggu terakhir, kelangkaan ini semakin...

JAKARTA, MENARA62.COM — Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantro di Jakarta, Rabu (28/12/2016) pada awal ceramah akhir tahun yang diselenggarakan oleh Fokal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mengatakan, bukan Muhammadiyah yang membutuhkan TNI, tetapi TNI yang membutuhkan Muhammadiyah.

“Sejarah telah membutktikan, bahwa yang memerdekakan bangsa ini bukan TNI, yang memerdekan bangsa ini adalah rakyat semua termasuk Muhammadiyah,” ujar Gatot yang disambut dengan tepuk tangan dari peserta yang hadir.

Muhammadiyah tidak boleh hilang, dan harus paling depan untuk menjaga negeri ini,” ujarnya.

Gatot juga mengungkapkan tentang kekhawatirannya terhadap apa yang sedang terjadi di Indonesia. Ia mengaku, sudah mengamatinya selama enam tahun, dan setiap hari ia melihat bukti-buktinya yang mengkhawatirkan itu.

“Mari kita berjuang dan bergotong royong mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang,” ajak panglima yang kembali menegaskan bahwa bangsa ini merupakan bangsa pejuang, dan suka bergotong royong sebagai kekuatan yang harus ditumbuhkan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Polisi di Mata Kita, Sebuah Kado untuk HUT POLRI ke-74

Oleh Ashari, SIP* Rabu 1 Juli 2020 kemarin, Polri merayakan ulang tahunnya. Disebut Hari Bhayangkara. Tahun ini ke-74. Sejarah penamaan Hari Bhayangkara sendiri berasal dari...

Desa Sukoharjo sebagai Desa Tangguh Nusantara 2020

SLEMAN, MENARA62.COM - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun canangkan Desa Sukoharjo, Ngaglik, Sleman sebagai Kampung Tangguh Nusantara (KTN), bertempat di Balai Desa Sukoharjo, Ngaglik,...

Pengamat Nilai Lembaga Perwakilan Rakyat di Indonesia Belum Representasikan Keterwakilan Kedaulatan Rakyat

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengingatkan negara Indonesia dibentuk sebagai negara kekeluargaan yang inklusif, yang memberikan ruang kepada keberagaman dan bukan...

YLKI Lahat, Agen LPG Bertanggung Jawab Pangkalan LPG 3 Kg Nakal

LAHAT,MENARA62.COM-Menyikapinya keluhan Warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang mengeluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram. Kelangkaan sudah terjadi beberapa minggu terakhir, kelangkaan ini semakin...

Launching Buku Politisi PAN Saleh P. Daulay: Menghadang Korona, Advokasi Publik di Masa Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Kebijakan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dalam pandangan Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay masih banyak yang harus dikritisi. Misalnya...