29.3 C
Jakarta

Pashmina PDNA Sleman Inisiaisi Posyandu Lansia di Pengungsian Merapi

Baca Juga:

SLEMAN, MENARA62.COM – Peningkatan status gunung Merapi menjadi level III Siaga mengakibatkan penduduk di daerah yang dekat dengan lokasi bencana harus mengungsi. Salah satu tempat yang digunakan sebagai tempat pengungsian adalah SD Muhammadiyah Cepitsari, Glagaharjo, Cangkringan Sleman.

Sebagian besar pengungsi adalah orangtua yang sudah berusia lanjut. Pada usia ini, kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk kita perhatikan bersama. Terlebih dalam kondisi seperti ini, di masa pandemi dan berada di tempat pengungsian yang rentan dengan gangguan kesehatan

Hal inilah yang menggugah TIM Pashmina PD.NA Sleman bekerjasama dengan PKU Muhammadiyah Cangkringan dibawah koordinasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sleman, mengadakan Posyandu lansia dan pelayanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan akses pelayanan kesehatan bagi lansia di tempat pengungsian.

Menurut Ketua PD. NA Sleman Imastuti Tricahyani, M.A  dan koordinator   Wahyuning Ratri Kinasih, S.I.Kom, posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut yang digerakkan oleh  suatu masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Diharapkan lansia yang berada di tempat pengungsian mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan, mengetahui kondisi kesehatan lansia di tempat pengungsian, mengetahui bagaimana perkembangan kesehatan lansia secara rutin,” katanya, Senin (14/12/2020).

Sasaran kegiatan ini adalah lansia yang berada di tempat pengungsian dengan jumlah 78 orang yang terdiri dari laki-laki 29 orang dan perempuan  49 orang.

Jenis kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan , pengukuran tinggi badan , mencatat dalam data indeks massa tubuh (IMT), pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter, Taman Gizi dengan memberikan makanan gizi tambahan.

Kegiatan posyandu lansia ini, dilaksanakan setiap sebulan sekali dan pelayanan akan dilaksanakan setiap hari Ahad, minggu ke-2 setiap bulannya. Kegiatan akan dilaksanakan mulai pukul 09.30 wib-selesai.

Sehubungan masih tingginya resiko Covid-19 di daerah Sleman, Tim Pashmina akan membatasi jumlah tenaga relawan yang datang ke pengungsian. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Tim Pashmina PDNA Sleman bekerjasama dengan PKU Muhammadiyah Cangkringan untuk kebutuhan tenaga kesehatan.

Dalam rangka pencegahan resiko penularan Covid-19, sebelum pelaksanaan kegiatan, Tim Pashmina PDNA Sleman akan melakukan rapid test bersama dan  Tim Pashmina PDNA Sleman dan paramedis PKU Muhammadiyah Cangkringan akan memberlakukan protokol kesehatan standar Covid-19, dengan cara memberikan pengertian pada lansia serta relawan untuk tetap menjaga jarak (Physical Distansing) minimal 1 meter,  sebelum masuk ke pos pelayanan, lansia akan diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, disediakan handsanitizer di beberapa titik,  peserta Posyandu lansia dan Relawan diwajibkan memakai masker serta seluruh relawan akan difasilitasi faceshield dan sarung tangan medis.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!