30.2 C
Jakarta

Pemerintah Akan Bangun Sekolah Kedinasan Politeknik Kearsipan

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM– Pemerintah berencana membangun sekolah kedinasan Politeknik Kearsipan. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan tenaga arsip dimasa depan.

“Kita membutuhkan setidaknya 40 ribu tenaga arsip, tetapi saat ini kita baru punya kurang dari 3 ribu,” jelas Menteri PAN & RB Asman Anur, di sela peringatan Hari Kearsipan 2017 yang mengambil tema Tertib Arsip Cermin Budaya Bangsa, Kamis (18/5/2017).

Menurut Menteri Asman, persoalan arsip harus ditangani oleh tenaga ahli arsip. Sebab jika arsip dilakukan oleh orang yang tidak paham ilmu arsip, tidak bisa dibayangkan bagaimana arsip bisa tertata dengan baik.

Politeknik kearsipan itu sendiri lanjut Menteri Asman akan dibuka tahun ini juga. Untuk sementara kelasnya memanfaatkan gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menteri Asman memastikan bahwa Politeknik Kearsipan lebih kepada vokasional. Artinya ini adalah sekolah yang mengutamakan praktik dibanding teori, sehingga lulusannya langsung siap kerja.

“Saya sudah minta Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI dan LAN menyiapkan sekolah kedinasan kearsipan, segera,” jelasnya.

Diakui Asman, pekerjaan seorang arsipatoris sangat penting dan strategis. Karena mengelola sejarah yang memang sangat berharga bagi ilmu pengetahuan juga wisata sejarah.

Sementara itu Kepala ANRI Mustari Irawan menyatakan kesiapannya untuk mendirikan sekolah kedinasan kearsipan. Terobosan ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tenaga arsip dengan segera.

“Ilmu kearsipan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan era digital. Tentu kita membutuhkan tenaga arsip yang memang lebih paham tentang bagaimana mengelola arsip pada era digital ini,” tutup Mustari.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!