29.2 C
Jakarta

Pemprov Kaltim Tunda Pelaksanaan Ujian Nasional SMK

Must read

Lanjutkan Kampanye Hidup Sehat, Herbalife Gelar e-Spectacular 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Lebih dari 17 ribu member independen Herbalife Nutrition dari seluruh wilayah Indonesia menghadiri kegiatan e-Spectacular 2021 yang digelar secara virtual. Acara...

Pasca Musda, DPD PAN Bantul Langsung Koordinasi Cabang

BANTUL, MENARA62.COM - Sehari setelah terpilih dalam Musda DPD PAN Bantul, Ketua terpilih Wildan Nafis langsung menggelar konsolidasi partai dengan jajaran pengurus, Ahad (24/1/2021)...

Nadiem: Pendidikan Vokasi Memungkinkan Generasi Zaman Now Miliki Peluang Tekuni Ragam Profesi

JAKARTA, MENARA62.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyampaikan kebanggaannya terhadap Direktorat Pendidikan Vokasi (Ditjen Vokasi). Unit yang baru berdiri pada 27...

Tiga DPD PAN di DI Yogyakarta Serentak Gelar Musda

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Sukses menggelar Musyawarah Wilayah, DPW Partai Amanat Nasional DI Yogyakarta segera melakukan pembenahan internal. Selain itu DPW PAN DIY dibawah kepemimpinan...

JAKARTA, MENARA62.COM — Gubernur Kalimantan Timur akan menunda pelaksanaan Ujian Nasional SMK hari kedua besok, Selasa (17/3/2020). Penundaan ini, terkait penyebaran virus Covid-19 yang merebak di wilayah tersebut.

Menurut Imam Tolchah, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang melakukan monitoring di Provinsi Kaltim, seusai pelaksanaan UNBK SMK hari pertama yang berjalan lancar, pada sore hari ia mendapat laporan dari panitia UN Dinas Pendidikan Kalimantan Timur.

“Saya barusan di telpon panitia UN Dinas Propinsi Kaltim, bahwa Rapat Gubernur dan jajaran di Balikpapan sore ini telah memutuskan adanya KLB Covid-19. Kadinas telah memutuskan UN ditunda. Surat ke BSNP akan menyusul. Jadi UN SMK berjalan satu hari, sisanya menunggu keputusan lebih lanjut,” ujarnya, Senin (16/3/2020).

Dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Anwar Sanusi disebutkan, kegiatan UN ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Guru dan tenaga kependidikan lainnya, tetap turun dan melaksanakan tugas di sekolah dengan mengisi kegiatan lainnya. Sementara orang tua dihimbau untuk mendampingi anaknya, dan mengawasi kegiatan keluar rumah yang sifatnya tidak penting, serta bertemu dengan orang banyak.

Kegiatan belajar mengajar dialihkan dengan sistem daring, dengan memanfaatkan aplikasi rumah belajar milik Kemdikbud, ataupun aplikasi belajar lainnya, dengan pengawasan orang tua.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Lanjutkan Kampanye Hidup Sehat, Herbalife Gelar e-Spectacular 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Lebih dari 17 ribu member independen Herbalife Nutrition dari seluruh wilayah Indonesia menghadiri kegiatan e-Spectacular 2021 yang digelar secara virtual. Acara...

Pasca Musda, DPD PAN Bantul Langsung Koordinasi Cabang

BANTUL, MENARA62.COM - Sehari setelah terpilih dalam Musda DPD PAN Bantul, Ketua terpilih Wildan Nafis langsung menggelar konsolidasi partai dengan jajaran pengurus, Ahad (24/1/2021)...

Nadiem: Pendidikan Vokasi Memungkinkan Generasi Zaman Now Miliki Peluang Tekuni Ragam Profesi

JAKARTA, MENARA62.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyampaikan kebanggaannya terhadap Direktorat Pendidikan Vokasi (Ditjen Vokasi). Unit yang baru berdiri pada 27...

Tiga DPD PAN di DI Yogyakarta Serentak Gelar Musda

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Sukses menggelar Musyawarah Wilayah, DPW Partai Amanat Nasional DI Yogyakarta segera melakukan pembenahan internal. Selain itu DPW PAN DIY dibawah kepemimpinan...

Deretan Kosmetik Korea ini Meriahkan Glowing Week dari The Face Shop Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM - The Face Shop Indonesia, merek kosmetik ternama dari Korea Selatan, untuk pertama kalinya mengadakan event online bertema ‘Glowing Week’. Program promosi...