25.6 C
Jakarta

Pendidikan Karakter Muhammadiyah Diakui Jokowi

Must read

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Mendikbud Muhadjir Effendi
AMBON, MENARA62.COM –Pendidikan karakter yang diselenggarakan Muhammadiyah diakui Presiden Jokowi merupakan yang ideal. Artinya, dalam pendidikan karakter, Muhammadiyah sudah berada di track yang benar.

Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi dalam penyampaian materi di acara Tanwir Muhamnadiyah di Islamic Center, Ambon, Jumat, (24/2).

Pengakuan Presiden Jokowi, kata Menteri Muhadjir, karena dia sudah menyaksikan sendiri sebagian keluarganya yang ada di Solo mengalami pendidikan karakter di sekolah Muhammadiyah.

Mendikbud Muhadjir Effendi didampingi Bendahara Muhammadiyah, Suyatno
Untuk itu, tambah menteri, Muhammadiyah harus terus mengembangkan pendidikan karakter. Muhadjir sendiri mengaku dirinya jadi menteri karena mewakili Muhammadiyah. “Jadi ini taruhan Muhammadiyah,” tegas Muhadjir.

Untuk mengimplementasikan strategi pendifikan karakter, pertama, menurut Menteri, diperlukan penambahan waktu di sekolah agar anak-anak bisa belajar lebih intensif.

Kedua, pembentukan task force bagi pendidikan karakter. Taks force dibutuhkan agar pendidikan karakter bisa berjalan dengan baik. Ditangani secara lebih komprehensif.

Hal lain, yang juga penting adalah peningkatan pendidikan fokasi dengan mutu yang memadai.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....