25.3 C
Jakarta

Politisi Anis Minta Pemprov DKI Susun Kajian Komprehensif Tangani Banjir di Bantaran Sungai Kalimalang

Baca Juga:

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

JAKARTA, MENARA62.COM – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. Anis Byarwati mengisi kegiatan reses dengan turun ke daerah pemilihannya di Jakarta Timur. Salah satunya adalah meninjau titik rawan potensi banjir di bantaran sungai Kalimalang yang berlokasi di Jalan D. I. Panjaitan RT001/06, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Seperti diketahui kawasan ini selalu terkena banjir dengan ketinggian mencapai 2-3 meter saat intensitas curah hujan sangat tinggi.

Pada kegiatannya ini, Anis turun ke lokasi bersama dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

“Kerjasama dan sinergi antara wakil rakyat dengan pemerintah provinsi sebagai pelaksana pembangunan, sangat baik untuk menyamakan persepsi dan menemukan solusi bersama permasalahan warga,” tutur Anis dalam siaran persnya, Kamis (29/10/2020).

Bersama dengan ketua RT, ketua RW, Lurah dan warga sekitar, Anis dan Wagub, didampingi Pengurus DPD PKS Jakarta Timur menyusuri bantaran sungai Kalimalang untuk meninjau secara langsung penyebab banjir yang kerap terjadi di daerah ini. Secara bergantian, warga menyampaikan aspirasi dan harapannya khususnya terkait dengan penanganan banjir.

Dalam kunjungan yang dilakukan sore hari itu, ditemukan sebuah kondisi di mana aliran sungai tertahan oleh jembatan yang sudah lama sejak zaman Belanda. Jembatan yang relative kecil dan rendah itu, menurut Anis harus ditinggikan sehingga aliran air yang melewati jembatan tersebut bisa lebih besar volumenya. Jika tidak ada perbaikan akan menyebabkan genangan mulai dari tiga hingga lima meter, terutama saat kiriman air dari hulu cukup tinggi.

Anis menyampaikan usulan langsung kepada Wagub DKI agar Pemerintah Provinsi segera membuat kajian komprehensif untuk penanganan banjir di wilayah ini. Kajian tersebut dibutuhkan mengingat mayoritas warga tidak ingin berpindah meninggalkan rumah dan tanah yang telah mereka tinggali puluhan tahun dan warga telah memiliki mata pencaharian di wilayah tersebut.

Saran dari Anis direspon positif oleh Wagub DKI Jakarta yang menegaskan bahwa pihaknya melalui  Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah  mengidentifikasi hal tersebut dengan membuat berbagai codetan sekaligus melakukan pengerukan sungai, waduk dan embung untuk mengalirkan air, serta mengaktifkan kembali seluruh pompa yang ada. Hal tersebut dilakukan tidak hanya saat musim hujan saja, namun juga saat musim kemarau dalam rangka mengendalikan air.

Disamping itu Pemprov DKI Jakarta tengah mengupayakan program pelebaran sungai dengan tujuan memperluas volume tampungan air,  sehingga warga di sekitar tidak perlu merasa khawatir tergenang air khusunya di Kelurahan Kebon Pala.

Dalam kunjungan yang di hadiri juga oleh Pelaksana Tugas Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto, Kadis SDA DKI Juaini Yusuf, serta Lurah Kebon Pala Faisal Rizal, Anis berpesan kepada warga agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan khususnya tidak membuang sampah ke sungai, membuat saluran-saluran air yang tertib serta rajin membersihkannya.

“Dan akan lebih baik lagi, jika warga memiliki kesadaran untuk membuat sumur resapan dan menjaga kebersihan minimal di lingkungan rumah masing-masing,” pungkas Anis.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

Sido Muncul Serahkan Bantuan Korban Banjir NTT Senilai Rp500 Juta Melalui Kemensos

JAKARTA, MENARA62.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores, Nusa Tenggara...

Menara62 TV