32.8 C
Jakarta

PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS Hidupkan Permainan Tradisional Anak

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Al-Ghozali Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar kegiatan Pojok Ceria bertema Permainan Tradisional di TPA Masjid Gumukrejo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Sabtu (25/7/2026). Program ini menjadi upaya mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak sekaligus menanamkan kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa.

 

Sebanyak 15 anak TPA Masjid Gumukrejo mengikuti kegiatan yang berlangsung sekitar satu setengah jam dengan pendampingan langsung dari mahasiswa PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali Fakultas Psikologi UMS. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara edukatif dan interaktif agar peserta dapat belajar sambil bermain.

 

Penanggung jawab kegiatan, Musakinah Oktafira Aura Wijaya, mengatakan Pojok Ceria dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif. Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter bagi anak-anak.

 

“Kami ingin menghadirkan kegiatan positif yang tidak hanya sekadar menghibur, melainkan juga mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak. Melalui permainan ini, mereka dapat belajar bekerja sama, berinteraksi, dan melestarikan permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).

 

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai berbagai permainan tradisional Indonesia yang dilanjutkan sesi tanya jawab. Setelah itu, panitia memperkenalkan dua permainan tradisional, yakni gobak sodor dan engklek, lengkap dengan aturan dan tata cara bermain sehingga peserta dapat mempraktikkannya secara langsung.

 

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak aktif mengikuti setiap sesi, sementara mahasiswa tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga ikut bermain bersama mereka. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun tercipta, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat.

 

Salah seorang peserta, Tri Mulyanto, mengaku senang karena mendapatkan pengalaman baru mengenal permainan tradisional yang kini mulai jarang dimainkan.

 

“Kegiatan ini memberikan wawasan mengenai permainan tradisional. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan lagi agar permainan tradisional tidak punah,” katanya.

 

Melalui program Pojok Ceria, PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali Fakultas Psikologi UMS berharap anak-anak semakin mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Selain menjadi sarana rekreasi yang sehat, permainan tradisional juga dinilai efektif dalam menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, kerja sama, dan kemampuan bersosialisasi sejak usia dini.

 

Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa UMS kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif yang mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi digital. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!