29.5 C
Jakarta

PWA Kalsel Menembus ke Daerah-Daerah Terisolir Banjir

Must read

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-12 )

Jalan Berlubang dan Ban Bocor Banyak pengalaman ditengah perjalanan kami jumpai saat menjenguk Rohman. Dari  yang biasa-biasa saja hingga terkesan dramatik dan heroik. Pernah satu...

Program PKK dan PKW Kembali Diluncurkan, Cek Nilai Bantuannya!

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (DIKSI) meluncurkan bantuan pemerintah Program Pendidikan Kecakapan Kerja...

Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi, Nadiem Luncurkan Selancar PAK, Dasbor IKU dan Command Center

JAKARTA, MENARA62.COM – Dorong transformasi pendidikan tinggi melalui Merdeka Belajar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan luncurkan Sistem Pelacakan Secara Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK)...

Sudah Lebih dari 568 Formasi Ribu Guru Diusulkan Pemda Melalui Skema ASN PPPK

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah daerah (pemda) telah mengajukan usulan sebanyak 568.238 formasi guru melalui skema Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

 

Banjarmasin, MENARA62.COM– Dimotori dari Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) dan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Selatan, dibantu dari Majelis lainnya bekerja sama dengan LazisMU dan MDMC Kalimantan Selatan bergerak menyalurkan bantuan untuk penyintas banjir di sejumlah titik di Kalimantan Selatan dalam sepekan ini.

Bantuan yang diberikan beragam mulai dari makanan siap saji, kebutuhan pokok hingga sandang dan obat-obatan yang sangat diperlukan oleh para korban banjir.

Umumnya daerah-daerah yang menjadi target distribusi bantuan adalah daerah yang terisolir yang belum tersentuh bantuan, distribusi berlangsung setiap hari mulai hari Sabtu (16/1/21) hingga Sabtu (23/1/21) dan masih terus berlangsung.

Tim menggunakan Perahu Motor atau Kelotok yang harus ditempuh selama berjam-jam menyusuri sungai

Awalnya tim bergerak dengan mengunjungi korban banjir di kawasan Banjarmasin tepatnya di Kelurahan Pemurus, Beruntung Jaya dengan membagikan makanan siap saji dan paket sembako. Hari selanjutnya tim bergerak ke kawasan masyarakat pinggiran sungai yang juga terdampak banjir. Perjalanan menggunakan perahu motor atau Kelotok yang harus ditempuh selama berjam-jam menyusuri sungai Martapura dan sungai Andai. Di sini banyak para korban banjir yang masih bertahan di dalam rumah dan sebagian mengungsi tepatnya di desa Terantang kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Selanjutnya tim juga menemukan warga Desa Pingiran Ulu sebanyak 3 RT di Kecamatan Astambul yang mengungsi ke perkebunan karet, dekat dengan jalan tol Mataraman-Danau Salak-Astambul Kabupaten Banjar. Kondisi mereka cukup memprihatinkan, bertahan dengan apa yang ada. Mereka sudah mengungsi sudah sekitar 25 hari. Bila pintu air waduk Riam Kanan dibuka karena penuh maka air akan mengalir ke desa mereka. Banjir yang parah pernah mereka alami pada tahun 2006.
Bantuan ada juga ada dari pihak pemerintah kabupaten, LazisMU Kabupaten Banjar, terutama perhatian dari warga Muhammadiyah di Desa Bi-ih yang membuat dapur umum dengan hasil 1000 bungkus per hari untuk dibagikan ke warga desa tetangga yang tertimpa banjir. Tapi karena logistik tidak ada lagi ketika kedatangan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Selatan pada hari Sabtu, 23 Januari 2021 disambut antusias karena mereka belum makan dari pagi hari.

Total selama penyaluran ini ada sebanyak 900 nasi siap saji dan 316 paket yang telah dibagikan.

Ketua PWA Kalimantan Selatan Dr. Yulia Qamariyanti bersyukur bisa membantu saudara-saudara terdampak banjir yang tersebar di Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Kota Banjarmasin.  Diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat bagi para penyintas banjir. “Bantuan bisa disalurkan kepada PWA Kalimantan Selatan,”imbuh Dr Yulia Qamariyanti.

Banjir besar menerjang Kalimantan Selatan sejak 14 Januari 2021, dan banjir meluas hingga merendam 11 Kabupaten dan Kota. Di mana dari data BPBD Kalsel pertanggal 25 Januari 2021 Sekitar 600 ribu jiwa terdampak dan 100 ribu lebih mereka terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir.

(Tim Media dan Publikasi LLHPB PWA Kalsel)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-12 )

Jalan Berlubang dan Ban Bocor Banyak pengalaman ditengah perjalanan kami jumpai saat menjenguk Rohman. Dari  yang biasa-biasa saja hingga terkesan dramatik dan heroik. Pernah satu...

Program PKK dan PKW Kembali Diluncurkan, Cek Nilai Bantuannya!

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (DIKSI) meluncurkan bantuan pemerintah Program Pendidikan Kecakapan Kerja...

Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi, Nadiem Luncurkan Selancar PAK, Dasbor IKU dan Command Center

JAKARTA, MENARA62.COM – Dorong transformasi pendidikan tinggi melalui Merdeka Belajar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan luncurkan Sistem Pelacakan Secara Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK)...

Sudah Lebih dari 568 Formasi Ribu Guru Diusulkan Pemda Melalui Skema ASN PPPK

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah daerah (pemda) telah mengajukan usulan sebanyak 568.238 formasi guru melalui skema Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Mudahkan Masyarakat Berinfak, Bank BPD DIY Luncurkan Launching Infak Melalui QRIS

SLEMAN, MENARA62.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bekerjasama dengan Bank BPD DIY Cabang Sleman meluncurkan Infak Masjid melalui QRIS Bank BPD DIY, Kamis (4/3/2021). Launching...