25.6 C
Jakarta

Rasa Kopi Indonesia Yang Berkualitas Tidak Banyak Dikenal Masyarakat

Must read

Dilantik Jadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Paparkan Platform Ekonomi Berkeadilan

BANDUNG, MENARA62.COM - Politisi PKS, Anis Byarwati, secara resmi dilantik menjadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS Periode 2020-2025. Pelantikan ini dilakukan langsung...

Kejuaraan Badminton Bupati Cup 2020 Kabupaten Muara Enim Resmi Dibuka

MARA ENIM, MENARA62.COM - Pengurus PBSI Kabupaten Muara Enim selenggarakan turnamen Badminton Bupati Cup 2020 yang bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim diikuti...

“Koen Waras”, Sekadar Menggugah Kesadaran

Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan grafiknya semakin naik. Sejumlah daerah dinyatakan sebagai zona merah, bahkan hitam. Korban terus berjatuhan. Sementara masyarakat tampaknya mulai abai...

Buku harus Bersaing dengan Teknologi Digital

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Sabtu 28 November kemarin, mantan wartawan Arys Hilman Nugraha dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Peberbit Indonesia (IKAPI) periode 2020-2025. Ia terpilih...

JAKARTA, MENARA62.COM–Rasa kopi Indonesia yang berkualitas, tidak banyak dikenal masyarakatnya sendiri. Ini sebagian sebagai andil dari era penjajahan yang tidak memperbolehkan masyarakat untuk menikmati kopi Indonesia yang berkualitas itu. Masyarakat yang ingin menikmati kopi, menjadi terbiasa dengan kopi yang dicampur dengan beras, jagung ataupun yang lainnya.

“Inilah yang ingin saya kembalikan, restore cara menikmati kopi Indonesia yang berkualitas. Mengenal kembali kopi Indonesia yang pernah hilang dari ingatan rasa masyarakat,” ujar Alvin At-Tasrif, pegiat kopi Indonesia dalam diskusi Pojok 62 di Markas Majelis Pemberdayaan Masyarakat Jakarta, Kamis (19/1/2017) malam.

Diskusi ini antara lain dihadiri Wakil Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah Syahril Syah, pengurus MPM Nanang Qodir El Ghazali dan Sutia Budi, Khoirul Muttaqien dari Jaringan Saudagar Muhammadiyah, dan Masyhuri Masyhuda dari Muhammadiyah Disaster Management Center.

Diskkusi pojok 62 ini diawali dengan nonton bareng film dokumenter Aroma of Heaven, yang bercerita tentang ingatan tentang kopi.

“Masyarakat sudah terlalu lama terlupakan atau dilupakan dengan ingatan akan kenikmatan kopi asli Indonesia yang berkualitas itu. Ada banyak produksi kopi yang kelas bawah yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat. Jadi begitu merasakan kopi yang bekualitas premium, mereka justru mengatakan kopi itu asam dan sebagainya,” ujar Alvin yang mengungkapkan bahwa memori cita rasa kopi yang berkualitas itu yang sekarang menjadi misi dirinya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dilantik Jadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Paparkan Platform Ekonomi Berkeadilan

BANDUNG, MENARA62.COM - Politisi PKS, Anis Byarwati, secara resmi dilantik menjadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS Periode 2020-2025. Pelantikan ini dilakukan langsung...

Kejuaraan Badminton Bupati Cup 2020 Kabupaten Muara Enim Resmi Dibuka

MARA ENIM, MENARA62.COM - Pengurus PBSI Kabupaten Muara Enim selenggarakan turnamen Badminton Bupati Cup 2020 yang bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim diikuti...

“Koen Waras”, Sekadar Menggugah Kesadaran

Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan grafiknya semakin naik. Sejumlah daerah dinyatakan sebagai zona merah, bahkan hitam. Korban terus berjatuhan. Sementara masyarakat tampaknya mulai abai...

Buku harus Bersaing dengan Teknologi Digital

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Sabtu 28 November kemarin, mantan wartawan Arys Hilman Nugraha dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Peberbit Indonesia (IKAPI) periode 2020-2025. Ia terpilih...

XL Axiata Raih Penghargaan Marketeers Youth Choice Brand of The Year 2020

JAKARTA, MENARA62.COM -- Mendekati penghujung tahun 2020, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mendapatkan pengakuan dari masyarakat atas kualitas produknya. Melalui ajang Marketeers...