26.6 C
Jakarta

Relawan Ambulans Kaka Center Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Pencegahan Pengendalian Infeksi Gelombang 2 yang Digelar RS UII

Baca Juga:

SLEMAN, MENARA62.COM – Sebanyak 40 relawan ambulans dari berbagai wilayah di Sleman mengikuti kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Pencegahan Pengendalian Infeksi Gelombang 2” yang diselenggarakan RS UII Yogyakarta, Rabu (30/3/32022). Pelatihan meliputi kemampuan dasar dalam menangani pasien, meningkatkan mutu dan kecepatan pertolongan pertama terhadap penanganan gawat darurat

Salah satu team relawan yang mengikuti kegiatan ini adalah dari Kaka Center Relawan Terdepan dengan Ketua Gunanto dari Danikerto Ngaglik Sleman. Bersama Maskuri, Misranto dan M Nasir, team ini dalam giat kerelawannya mendapat fasilitas dan dukungan dari Ir H Abdul Kadir yang juga merupakan Ketua Satgas Pencegahan Covid19 DPRD Sleman .

Materi yang diberikan sangat berguna karena hal ini merupakan tambahan ilmu dan skill yang dangat bermanfaat dalam menjalankan giat kerelawanan mereka. Hal ini penting agar sebelum menolong orang lain maka para pengelola ambulan juga harus dibekali pengetahuan yang memadai materi berupa persiapan ambulans, teknis pelayanan ambulans, dan praktek pertolongan pertama untuk menolong orang yang mengalami kecelakaan .

Seluruh peserta diharuskan untuk menunjukkan bukti vaksinasi 2 atau booster, atau swab jika belum vaksin serta membawa kendaraan ambulans untuk sekaligus praktek.

Sementara itu, dr Muh Fikri Husein dari RS UII dalam materi PBHD (Pelatihan Bantuan Hidup Dasar) menjelaskan bahwa yang sangat urgent dalam pertolongan pertama adalah usaha untuk mempertahankan kehidupan saat penderita mengalami keadaan yangmengancam nyawa (Henti Jantung dan Henti Nafas) yang dilakukan secara teori ringkas dan juga praktek dengan menggunakan boneka peraga.

Sedangkan materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Untuk Pengelola Ambulans disampaikan oleh Eva Dwi Suryani,S.Kep.,Ns IPCN memaparkan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) adalah upaya untuk mencegah dan meminimalkan terjadinya penyebaran infeksi baik pada petugas maupun masyarakat sekitar.” Infeksi merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, dengan/tanpa disertai gejala klinik dan yang terpenting petugas/relawan ambulans harus mematuhi panduan dalam bertugas antara lain perlindungan petugas dan berbagai hal lain yang harus diperhatikan,” jelasnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!