31.5 C
Jakarta

Relawan Muhammadiyah Menjadi Harapan Korban Banjir di Bekasi

Baca Juga:

Peneliti PKJS UI: Larangan Dana Bansos untuk Pembelian Rokok Perlu Dukungan Permensos

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) di tahun 2021 ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. Ketiga...

Menkes Akui Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini kompetisi mendapatkan vaksin COVID-19 ditingkat global semakin keras. Beruntungnya, Indonesia memiliki sumber pasokan...

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

BEKASI,MENARA62.COM – Tragedi bencana kemanusiaan banjir yang disebabkan oleh meluapnya sungai Citarum dan sungai Ciherang di Bekasi – Jawa Barat, menjadi keprihatinan oleh berbagai pihak. Pasalnya, dalam bencana tersebut–17 RT di desa Lenggahsari – Bekasi terendam air setinggi pinggang orang dewasa. Hal ini menyebabkan ribuan warga harus mengungsi ditengah pakaian mereka yang basah serta kesediaan pangan yang tak memadai.

Potret kemanusiaan itulah yang disampaikan oleh Tasol Agus Tersiantoro yang merupakan relawan dari Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kepada MENARA62.COM, Sabtu (27/02/2021).

Evakuasi warga lanjut Tasol, dilakukan berulang-ulang dari pagi hingga menjelang gelap. Warga dijemput dari rumah mereka yang terendam banjir lalu diangkut ke camp pengungsian di masjid At Taqwa. Selain evakuasi mereka juga mendistribusikan kebutuhan dasar pengungsi yang diambil di desa Jaya Sakti. Bahkan, untuk mengambil bahan pangan dan obat-obatan dari desa Jaya Sakti, para relawan harus naik perahu karet sejauh satu kilometer dan melintasi medan-medan banjir.

“Meski demikian, kami tetap melakukan water rescue untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu karet yang kami bawa,”kata Tasol saat bersama relawan Stacia yakni Rifay Singgih. M. Junaedi, Nurdin Leasy serta relawan kemanusiaan SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia) dan tim dari PKD Mapala se-Jabodetabek.

Sementara, ketua tim operasi kemanusiaan SARMMI untuk desa Lenggahsari, Seprian Nur Hidayatullah mengungkap, hingga hari kelima pasca banjir, perhatian pemerintah dan instansi terkait belum muncul, pada hal kondisi warga berharap besar.

“Banjir menyebabkan perekonomian warga desa Lenggahsari lumpuh total. Warga kekurangan bahan bangan. Bantuan hanya datang dari relawan. Tapi jumlahnya masih jauh dan belum cukup,” jelas Seprian.

Masalah bencana alam di desa Lenggahsari adalah persoalan kemanusiaan. Sudah seharusnya persoalan ini menjadi prioritas pemerintah untuk segera diselesaikan secara cepat, menyeluruh dan tuntas.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Peneliti PKJS UI: Larangan Dana Bansos untuk Pembelian Rokok Perlu Dukungan Permensos

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) di tahun 2021 ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. Ketiga...

Menkes Akui Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini kompetisi mendapatkan vaksin COVID-19 ditingkat global semakin keras. Beruntungnya, Indonesia memiliki sumber pasokan...

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...