Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Ribuan jamaah memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Ahad(18/10/2026), untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Menghadirkan pendakwah Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, M.Si., kegiatan ini menjadi momentum memperkuat spiritualitas, mempererat silaturahmi, dan menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat.

 

Tabligh Akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-68 UMS yang mengusung semangat bersinergi, berdampak, dan berkelanjutan. Peserta yang datang dari berbagai daerah terdiri atas warga Muhammadiyah, keluarga mahasiswa, serta masyarakat umum.

 

Selain menjadi ruang penguatan keagamaan, kegiatan ini juga menegaskan komitmen UMS dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan spiritual dan akhlak yang kuat.

 

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum milad sebagai kesempatan untuk menyediakan waktu bagi penguatan rohani di tengah kesibukan sehari-hari.

 

“Setiap orang memiliki waktu yang sama, yakni 168 jam dalam sepekan. Karena itu, momentum tabligh akbar ini menjadi kesempatan untuk meluangkan waktu bagi penguatan rohani dan menambah pemahaman keagamaan,” ujarnya.

 

Harun juga mengajak masyarakat untuk mengenal UMS lebih dekat dan mempercayakan pendidikan generasi muda kepada perguruan tinggi tersebut. Menurutnya, pengembangan kualitas pendidikan perlu terus berjalan beriringan dengan perluasan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Milad UMS Jadi Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial

 

Ketua Panitia Hari Jadi ke-68 UMS, Prof. Mochamad Solikin, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan milad terlaksana melalui sinergi berbagai pihak, mulai dari sivitas akademika, orang tua mahasiswa, masyarakat sekitar, hingga pelaku usaha.

 

Dukungan berbagai elemen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan dan kehidupan mahasiswa selama menempuh studi di UMS.

 

Ia berharap UMS terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, umat, dan bangsa. Semangat keberlanjutan, kata dia, perlu menjadi pijakan agar kontribusi kampus tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus menghadirkan dampak nyata.

 

Dalam kesempatan itu, Solikin juga mengajak jamaah meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

 

Pesan tersebut menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan tidak cukup diwujudkan melalui ibadah personal, tetapi juga perlu tercermin dalam solidaritas dan kepedulian sosial.

 

Jamaah Apresiasi Ceramah Das’ad Latif

 

Antusiasme jamaah terlihat sejak pagi hari. Peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, termasuk Eni Setyawati dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Boyolali.

 

Eni mengaku bersyukur dapat menghadiri Tabligh Akbar Milad ke-68 UMS. Ia menilai penyampaian materi oleh Ustadz Das’ad Latif berlangsung komunikatif sehingga membuat jamaah menikmati kajian.

 

“Alhamdulillah, bagus sekali, luar biasa, dan semuanya antusias untuk mendengarkan. Tak terasa waktu satu jam itu ibaratnya hanya lima menit,” ungkapnya.

 

Menurut Eni, kegiatan keagamaan seperti ini penting untuk terus diselenggarakan karena dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik.

 

Ia juga mengapresiasi kesempatan bertemu dengan jamaah dari berbagai daerah yang memiliki semangat dan visi serupa dalam memperkuat kehidupan beragama.

 

Melalui Tabligh Akbar Milad ke-68, UMS berharap penguatan spiritualitas dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kepedulian sosial. Semangat bersinergi, berdampak, dan berkelanjutan diharapkan menjadi landasan bagi UMS untuk terus berkontribusi dalam membangun generasi berkemajuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!