27.9 C
Jakarta

SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura Kunjungi SD Muhammadiyah PK Kottabarat

Baca Juga:

 

SOLO, MENARA62.COM-SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menerima kunjungan studi banding dari SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura, Jumat (2/7/2021).

Seperti diungkapkan oleh Kepala SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura, Heru Nugroho, bahwa kunjungan tersebut dalam rangka sharing terkait persiapan Asesmen kompetensi Minimum (AKM) dan manajemen prestasi akademik maupun nonakademik.

Dalam kunjungan tersebut, Heru Nugroho didampingi oleh Waka Kurikulum dan Pengajaran, Yustri Mindaryani, koordinator AKM, Dedi Setiawan, dan koordinator prestasi, Abdurrahman.

Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Nursalam, mengapresiasi kunjungan silaturahim dari SDIT Muhammadiyah Al Kautsar. Menyambut kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Waka Kurikulum, Esti Ambarwati, dan Andi Arfianto, Waka Sarana dan Prasarana.

“Sekolah kami sangat terbuka menerima kunjungan untuk belajar dan saling menginspirasi untuk meraih kemajuan bersama,” ungkapnya.

Menanggapi tim SDIT Muhammadiyah Al Kautsar yang ingin sharing manajemen AKM, Esti Ambarwati, Waka Kurikulum SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengungkapkan bahwa sekolahnya sudah menyusun langkah-langkah strategis untuk menghadapi AKM Nasional yang rencananya dilaksanakan secara perdana pada bulan Oktober 2021.

Menurutnya, tahapan yang sudah dilakukan oleh sekolahnya, meliputi workshop sosialisasi AKM menghadirkan pejabat Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, penyusunan modul AKM oleh tim guru, validasi modul, serta uji coba AKM.

“Sekolah kami sudah menyusun modul AKM semua level, yaitu level 1 untuk kelas 1 dan 2, level 2 untuk kelas 3 dan 4, level 3 untuk kelas 5 dan 6,” kata Ambar.

Ia juga menambahkan bahwa pengenalan dan pembiasaan soal AKM akan dilakukan sejak kelas I. Hal ini dilakukan karena soal AKM, untuk keterampilan literasi dan numerasi bersifat Higher Order Thinking Skills (HOTS).

“Mendidik anak berpikir kritis dan memiliki keterampilan literasi, numerasi, serta karakter tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi harus melalui proses tahapan pembelajaran yang juga mendukung ke arah penguasaan keterampilan tersebut,” imbuhnya.

Terkait manajemen prestasi sekolah, Ambar menyampaikan bahwa sekolah sudah memetakan potensi, bakat, dan prestasi siswa sejak kelas I, kemudian data tersebut ditindaklanjuti oleh tim lomba untuk dilakukan pembinaan sampai mereka siap untuk maju dalam berbagai perlombaan,” pungkasnya.

Di akhir kunjungan, Kepala SDIT Muhammadiyah Al Kautsar mengaku mendapatkan banyak manfaat dan berharap kunjungan ini bisa memotivasi sekolahnya untuk sukses AKM dan prestasi. (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!