SOLO, MENARA62.COM – Ratusan siswa SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta mendapat pengalaman belajar yang berbeda saat mengikuti kegiatan edukatif Goes to Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jumat (24/7/2026).
Salah satu stan yang menjadi perhatian para siswa adalah Museum Kehutanan Suryo Hadi Kusumo milik Kementerian Kehutanan. Berlokasi di dekat pintu gerbang Ndalem Djojokoesoeman, stan tersebut menghadirkan beragam informasi mengenai pelestarian hutan, satwa, dan lingkungan hidup yang dikemas secara menarik sehingga mudah dipahami anak-anak.
Penanggung Jawab Museum Kehutanan Suryo Hadi Kusumo, Eri Prasojo Oktariawan, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para siswa yang mengunjungi stan museum. Menurutnya, kehadiran Museum Kehutanan dalam Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 menjadi bagian dari upaya mengenalkan pentingnya pelestarian lingkungan kepada generasi muda.
“Kami sangat antusias melihat semangat anak-anak. Mudah-mudahan apa yang mereka lihat di museum ini menjadi pembelajaran sekaligus menambah pengetahuan, sehingga tumbuh rasa cinta terhadap warisan budaya dan lingkungan,” ujar Eri.
Museum Kehutanan Suryo Hadi Kusumo sendiri berada di kompleks Kementerian Kehutanan, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat. Melalui pameran keliling tersebut, museum membawa berbagai materi edukasi agar masyarakat, khususnya pelajar, dapat mengenal kekayaan hutan Indonesia tanpa harus datang langsung ke Jakarta.
Eri juga mengajak para siswa untuk menerapkan kebiasaan sederhana yang berdampak besar bagi kelestarian alam. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, merawat pepohonan, serta melindungi satwa sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan hutan Indonesia.
“Adik-adik, cintailah lingkungan kita. Jangan membuang sampah sembarangan, peliharalah pohon-pohon di sekitar kita, dan lindungi satwa kita. Jika kita menjaga hutan, maka hutan akan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita semua,” pesannya.
Kunjungan ke stan Museum Kehutanan menjadi salah satu pengalaman edukatif yang memperkaya wawasan siswa SD Muhammadiyah 24 Gajahan. Selain mengenal sejarah dan fungsi museum, para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini sebagai bekal menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan Goes to Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 sendiri menghadirkan berbagai museum dari sejumlah daerah dan instansi sebagai sarana pembelajaran sejarah, budaya, dan lingkungan secara interaktif bagi para pelajar. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman belajar langsung yang menyenangkan di luar ruang kelas. (*)
