32.5 C
Jakarta

SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Adakan Riset Jamur di Lingkungan Sekitar

Must read

UM Purworejo Buat Alat Peringatan Covid-19

  Purworejo,MENARA62.COM-Virus corona cepat menyebar dari  orang satu ke orang lainnya, melalui droplet. Pemerintah sudah memberikan peringatan, himbauan dan arahan akan wabah ini....

Kesiapan Sekolah Menghadapi New Normal dari Perspektif Kesehatan

    SOLO,MENARA62.COM-Skenario pemerintah untuk menuju tahap kenormalan baru dan kembali produktif di tengah pandemi Covid-19 perlu dicermati secara serius, terutama di sektor pendidikan....

MTCC UMMagelang Bagikan Masker kepada Warga

MAGELANG, MENARA62.COM -- Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Sabtu (30/5/2020) menggelar peringatan Hari tanpa Tembakau SeDunia (HTTS). Peringatan...

Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebutuhan baju alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19 masih tinggi. Berita...

SURAKARTA, MENARA62.COM — Sejumlah siswa SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat (PK) Surakarta mendapat tugas dari sekolah untuk mencari jamur yang tumbuh di sekitar rumah. Jamur tersebut kemudian dibawa ke sekolah untuk di teliti dan diklasifikasikan.

Model kegiatan pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk eksperimen dan melakukan riset sebagai basis memperoleh pengetahuan.

Kegiatan pembelajaran berbasis riset ini memang dikembangkan di sekolah ini untuk membiasakan siswa melakukan riset sesederhana apapun. “Untuk pengembangan sebuah ilmu pengetahuan, diperlukan kemampuan penelitian atau riset, dan ini menjadi perhatian kami di sekolah untuk membudayakan sebuah penelitian,” ujar Muhamad Firman, guru pembimbing di sekolah, Selasa (16/1/2018).

Salah satu siswa yang melakukan riset, Aulia Daffa Ridwan (siswa kelas X). Ia merasa tertantang dengan tugas ini. “Kami belajar mengidentifikasi macam-macam jamur yang ada di lingkungan, seperti jamur tempe, jamur kuping, jamur kayu, jamur merang dan lain sebagainya. Dari kegiatan identifikasi ini, nantinya kami harus bisa membedakan  jenis-jenis jamur yang bisa diolah menjadi makanan, serta jenis-jenis jamur yan beracun,” ujar Aulia Daffa.

Muhamad Firman, pembimbing menambahkan, tujuan pembelajaran ini antara lain agar siswa mengamati berbagai macam jenis jamur, ciri-ciri serta karakteristik jamur.  Sehingga siswa mampu mengelompokkan jenis jamur kedalam divisio berdasarkan pengamatan, serta membuat laporan atas kegiatan riset yang telah dilakukan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

UM Purworejo Buat Alat Peringatan Covid-19

  Purworejo,MENARA62.COM-Virus corona cepat menyebar dari  orang satu ke orang lainnya, melalui droplet. Pemerintah sudah memberikan peringatan, himbauan dan arahan akan wabah ini....

Kesiapan Sekolah Menghadapi New Normal dari Perspektif Kesehatan

    SOLO,MENARA62.COM-Skenario pemerintah untuk menuju tahap kenormalan baru dan kembali produktif di tengah pandemi Covid-19 perlu dicermati secara serius, terutama di sektor pendidikan....

MTCC UMMagelang Bagikan Masker kepada Warga

MAGELANG, MENARA62.COM -- Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Sabtu (30/5/2020) menggelar peringatan Hari tanpa Tembakau SeDunia (HTTS). Peringatan...

Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebutuhan baju alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19 masih tinggi. Berita...

Belajar dari Rumah Berlanjut, Kemendikbud Kembali Terbitkan Surat Edaran

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebijakan belajar dari rumah dalam masa darurat Covid-19 akan terus diberlakukan untuk daerah zona merah dan kuning Covid-19. Karena...