31.5 C
Jakarta

SMP Muhammadiyah PKBS Targetkan Jadi SMP Terbaik di Solo

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS) Surakarta resmi mengusung konsep pendidikan yang memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum pesantren. Model pembelajaran ini dirancang untuk melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, kepemimpinan, dan penguasaan teknologi.

 

Sekolah yang berada di bawah pengelolaan Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta tersebut menjadi transformasi dari SMP Muhammadiyah 4 Surakarta dan mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027.

 

Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta, Mohamad Ali, mengatakan SMP Muhammadiyah PKBS dibangun sebagai sekolah berasrama modern yang mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan karakter berbasis pesantren selama 24 jam.

 

“Terima kasih kepada SD Muhammadiyah 1 Surakarta yang telah memfasilitasi rapat kerja bersama dan mendampingi proses pengembangan SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School,” ujar Ali saat rapat kerja di Hotel Red Chilies, Solo, Rabu (8/7/2026).

 

Menurutnya, pengembangan SMP Muhammadiyah PKBS merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sekolah menengah pertama yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa depan.

 

“Tahun ini sekolah mulai menerima murid baru. SMP Muhammadiyah 4 Surakarta kami transformasikan menjadi SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School. Kami juga berterima kasih kepada Ibu Sri Sayekti yang berkenan menjadi mentor sekaligus Pelaksana Tugas kepala sekolah,” katanya.

 

Ali menjelaskan, pengembangan sekolah dilakukan melalui kolaborasi erat dengan SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Kolaborasi tersebut mencakup berbagi tata kelola sekolah, penguatan sumber daya manusia, budaya sekolah, hingga inovasi pembelajaran.

 

“Pengalaman-pengalaman terbaik SD Muhammadiyah 1 akan ditransformasikan ke SMP Muhammadiyah PKBS. Meski sekolah ini baru, konsepnya sangat visioner dan memiliki prospek yang sangat baik,” ungkapnya.

 

SMP Muhammadiyah PKBS berdiri di atas lahan seluas sekitar 3.000 meter persegi dengan konsep boarding school. Melalui sistem asrama, peserta didik mendapatkan pendampingan secara menyeluruh selama 24 jam, baik dalam aspek akademik, keagamaan, maupun pembentukan karakter.

 

Ali optimistis sekolah tersebut akan berkembang menjadi salah satu SMP unggulan di Kota Solo.

 

“Insyaallah menjadi SMP terbaik di Kota Solo dengan didukung guru-guru berpengalaman, berdedikasi tinggi, serta dibimbing oleh kepala sekolah bersama Dewan Kiai dan Dewan Mudir yang kompeten,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, sistem pendidikan berasrama memberikan ruang yang lebih luas dalam membangun karakter peserta didik sekaligus meningkatkan prestasi akademik.

 

“Lulusan SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School diharapkan tidak hanya unggul dalam akademik dan teknologi informasi, tetapi juga memiliki kemampuan religius yang kuat serta hafalan Al-Qur’an yang baik,” jelasnya.

 

SMP Muhammadiyah PKBS menargetkan lahirnya lulusan berkarakter ulul albab, berintegritas, memiliki wawasan intelektual luas, serta mampu menjadi pemimpin yang siap menghadapi tantangan global.

 

Sebagai informasi, sekolah tersebut telah diresmikan oleh Abdul Mu’ti. Peresmian juga dihadiri Staf Khusus Kemendikdasmen Didik Suhardi, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani, serta Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Iwan Junaidi. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!