26.1 C
Jakarta

SMP Muhammadiyah Turi Sleman Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru Melalui Online

Baca Juga:

SLEMAN, MENARA62.COM – SMP Muhammadiyah Turi, Sleman Yogyakarta tetap membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) ditengah pandemi Covid-19. Pendaftaran calon siswa bisa dilakukan melalui online atau telepon seluler.

“Berbagai cara kita lakukan agar masyarakat tetap bisa mendaftarkan putra putrinya untuk sekolah di SMP Muhammadiyah Turi,” kata Esti Lestari, panitia PPDB SMP Muhammadiyah Turi, Sabtu (9/5/2020).

Panitia sendiri sebelumnya telah melakukan sosialisasi ke 36 SD yang ada di wilayah Sleman. Sosialisasi tersebut terkait informasi fasilitas pendidikan yang dimiliki oleh SMP Muhammadiyah Turi dan berbagai prestasi maupun pencapaian akademik.

Sementara itu Kepala SMP Muhammadiyah Turi, Nur Rahayu MPd mendorong panitia PPDB untuk memanfaatkan teknologi HP untuk memudahkan masyarakat yang ingin mendaftarkan putra putrinya di SMP Muhammadiyah Turi.

“Daftar dari rumah, melalui online dengan tetap memperhatikan protap kesehatan,” kata Nur Rahayu.

Pada Februari lalu, sekolah ini baru saja menggelar milad yang berlangsung cukup meriah. Berbagai kegiatan digelar antara lain pengajian akbar diisi oleh Ust. H. Purwono. MA. dari PP Muhammadiyah. Hadir beberapa pengurus teras dari  PDM, PCM, PRM, Komite  dan warga sekitar termasuk relasi sekolah SD dan MI sekitar dan berbagai perlombaan.

Dalam keseharian SMP Muhammadiyah Turi membangun kebiasaan baik di luar kebiatan belajar mengajar (KBM). Dimulai dari shalat dhuha, shalat dhuhur berjamaah dan shalat ashar berjamaah serta kegiatan literasi. Lalu ada juga tadarus Alquran dan  Iqra bagi mereka yang belum bisa membaca Al quran.

“Kami ingin anak lulus dari sini bisa mengaji dan sholat dengan benar,” tandas Nur Rahayu.

SMP Muhammadiyah Turi juga memiliki Golden Class bagi siswa unggulan. Kelas ini dilaunching oleh Ahmad Muhammad MAg, Ketua Dikdasmen PWM DIY. Pelaksanaan Golden Class direncanakan sebagai kelas unggulan di SMP Muhammadiyah Turi karena fasilitas yg berbeda dan target pembelajaran yang tidak sama dengan kelas biasa. Artinya nilai kognitif dan afektif anak golden class diharapkan  beda dari kelas reguler. (Ashari).

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!