31.9 C
Jakarta

Sosialisasi 3M Melalui Wayang Orang

Baca Juga:

TEMANGGUNG – Menara62.com – Sejumlah Pejabat Pemerintah Kabupaten Temanggung beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pelaku Seni di Temanggung melakukan Sosialisasi kepada masyarakat melalui peragaan seni dan budaya. Sosialiasi tersebut bernama 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kegiatan ini dilaksanakan, Minggu (6/9) di Pasar Kliwon, Temanggung dan Pasar Legi , Parakan.

Acara ini dipimpin langsung oleh Al Khadziq, Bupati Temanggung yang  didampingi Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo, Komandan Kodim 0706, Wakapolres, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung,

Agar sosialisasi ini  terlihat tidak biasa, digunakan kostum wayang sebagai daya tarik. Al Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo memerankan tokoh Kresna yang merupakan Raja Dwarawati serta Puntadewa, Raja Amart yang diikuti beberapa pejabat lain dengan beberapa kharakter wayang Nakula-Sadewa, Setyaki, Werkudara, dan Arjuna.

Penggunaan simbol pewayangan tentu sarat akan makna, terlebih jika dihubungkan dengan situasi saat ini, beberapa tokoh wayang dinilai lebih cocok dalam menggambarkan watak seorang Pelindung dan Pengayom.

Hal inilah yang digunakan oleh Bupati dan segenap jajarannya dengan segala daya upaya untuk selalu melindungi dan memberikan pengayoman kepada masyarakat Temanggung yang tengah menghadapi pandemi Covid-19.


Masyarakat juga dihimbau agar selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam segala aktivitas mereka dengan melakukan 3M tersebut, sehingga penyebaran covid-19 bisa ditekan dan dihentikan yang berdampak pada kestabilan ekonomi masyarakat.
” Kita semua wajib memakai masker, mencuci tangan  dan menjaga jarak agar rantai penularan covid-19 ini terputus, Temanggung bergerak tak bisa dikalahkan.” ungkap Khadziq saat sosialisasi di Pasar Kliwon Temanggung.

Sejumlah pedagang menyambut baik sosialisasi dengan dibarengi pertunjukan seni dengan standar protokol kesehatan tersebut.”Tentu saja acara ini bisa menjadi salah satu contoh protokol kesehatan  dalam sebuah seni pertunjukan , ” ujar Tarmidzi (28) pedagang pasar.
Sambutan lain juga datang dari Slamet (35) perwakilan seniman yang dilibatkan dalam kegiatan ini. Slamet mengaku senang, karena selama pandemi covid-19 aktifitasnya terhenti total, dan berharap pandemi ini segera berakhir. (MSN)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!