28 C
Jakarta

Srikandi UMS Juara Nasional Panahan di UGM

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dua atlet panahan putri UMS, Hanun Nailal Husna dan Qanita Syauqina Listanto, berhasil meraih Juara Kategori Eliminasi Beregu Compound Putri pada Kejuaraan Nasional Panahan yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM).

 

Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan UMS sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

 

Kejuaraan yang diikuti atlet dari berbagai perguruan tinggi dan klub panahan di Indonesia itu berlangsung kompetitif sejak babak kualifikasi hingga eliminasi. Seluruh peserta merupakan atlet yang telah memiliki pengalaman bertanding di level daerah maupun nasional.

 

Hanun dan Qanita tampil impresif sepanjang pertandingan. Kekompakan, ketenangan, serta akurasi saat melepaskan anak panah menjadi modal utama keduanya untuk menyingkirkan lawan-lawan tangguh hingga akhirnya merebut gelar juara pada nomor eliminasi beregu compound putri.

 

Prestasi tersebut merupakan hasil dari latihan yang dilakukan secara konsisten serta pembinaan yang sistematis. Dukungan lingkungan akademik UMS juga dinilai menjadi faktor penting yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan prestasi di bidang olahraga tanpa mengabaikan capaian akademik.

 

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., mengapresiasi pencapaian kedua mahasiswi tersebut.

 

“Prestasi Hanun Nailal Husna dan Qanita Syauqina Listanto menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Surakarta, khususnya Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMS mampu bersaing di tingkat nasional melalui semangat kerja keras, disiplin, dan sportivitas,” ujarnya.

 

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

 

Menurut Eko, UMS akan terus memperkuat pembinaan olahraga melalui pendampingan atlet, dukungan mengikuti berbagai kompetisi, serta memperluas kolaborasi dengan organisasi olahraga guna menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

 

Keberhasilan Hanun dan Qanita juga menunjukkan perkembangan positif cabang olahraga panahan di lingkungan UMS. Sinergi antara perguruan tinggi, pelatih, dan organisasi olahraga dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

 

Bagi kedua atlet, gelar juara nasional ini bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Pengalaman bertanding di Kejuaraan Nasional Panahan UGM menjadi bekal berharga dalam memperkuat mental juara sekaligus meningkatkan kualitas teknik dan strategi bertanding.

 

Prestasi tersebut diharapkan semakin memperkuat citra UMS sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten melahirkan mahasiswa berprestasi di berbagai cabang olahraga.

 

Keberhasilan Hanun Nailal Husna dan Qanita Syauqina Listanto menjadi bukti bahwa dedikasi, latihan yang disiplin, serta dukungan institusi mampu mengantarkan mahasiswa meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Surakarta di tingkat nasional. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!