27.5 C
Jakarta

Stimulus Iman dan Hati, SD Muhammadiyah PK Banyudono Adakan Kajian Serta Buka Bersama

Baca Juga:

 

BOYOLALI, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah PK Banyudono dalam rangka stimulus iman dan hati, adakan kajian dan buka bersama seluruh guru dan karyawan, Senin (1/4/2024)

Kegiatan yang dilaksanakan di Resto Numani Pengging Boyolali, mengundang pembicara asal Sukoharjo Fauzi Nugroho kepala sekolah SMA Muhammadiyah 5 Sukoharjo.

Diawali dengan tradisi murajaah sebelum pertemuan. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Pujiono, kepala sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono. Pujiono menyampaikan pentingnya menghadirkan hati saat menekuni profesi sebagai guru.

“Hadirkan hati disaat mengajar maka Allah akan menggerakkan hati hambanya untuk menerima ilmu yang disampaikan oleh guru. Jangan terbiasa berkata tidak jujur, minim teladan, dan melakukan tindakan tercela,” ucap Pujiono.

Kemudian dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan oleh Fauzi Nugroho kepala sekolah SMA Muhammadiyah 5 Sukoharjo. Fauzi menyampaikan bagaimana seorang guru harus mengenal jati dirinya.

“Ada semboyan sekolahku jannahku. Allah menciptakan jin dan manusia untuk mengabdi kepada-Nya. Seorang guru harus tau tujuan ia menjadi guru. Jika orientasi menjadi guru hanya dunia, rugilah seorang guru. Menjadi guru adalah profesi yang bisa memudahkan menuju jannah. Maka bersyukur dan bersemangatlah dalam menjadi guru,” terang Fauzi Nugroho.

Fauzi menambahkan guru juga harus bisa menahan nafsunya. “Nafsu adalah pintu awal munculnya kesombongan. Penyakit berbahaya bagi ahli ibadah adalah merasa menjadi lebih baik. Oleh karena itu guru sebagai pribadi yang dihormati harus tawadhu dan rendah hati dalam kesehariannya,” tambah Fauzi Nugroho.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, kemudian pembagian doorprize kepada guru yang disiplin dan kategori guru yang bisa menjawab pertanyaan dari pemateri kajian. (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!