26.1 C
Jakarta

Syukur Tak Terukur

Baca Juga:

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Ibn ‘Abbas r.a., salah seorang sahabat terdekat Rasulullah SAW, yang ‎juga sepupu beliau, karena ia adalah putra dari paman Rasulullah SAW, Abbas ‎ibn Abdul Muthallib. Suatu ketika ditanya oleh seorang tabi’in tentang tanda ‎kebahagiaan. Atas pertanyaan tersebut, beliau menyebut sejumlah tanda ‎kebahagiaan. Dan yang paling utama menurut beliau adalah “Hati yang Selalu ‎Bersyukur” (Qalbun Syakirun).‎

Apa yang disampaikan oleh sahabat terdekat yang juga kerabat ‎Rasulullah SAW tersebut patut kita renungkan secara mendalam. Mengapa ‎rasa syukur menjadi salah satu tanda kebahagiaan? Mari kita kaji.‎

Al-Raghib al-Ashfahani, seorang pakar bahasa Al-Qur’an, dalam ‎karyanya “Mu’jam Mufradat Alfadz al-Qur’an” menjelaskan bahwa kata ‎‎“syukur” mengandung arti “gambaran dalam benak tentang nikmat dan ‎menampakkannya ke permukaan.”‎

Adapun mengenai macam-macam syukur, Al-Raghib menjelaskan ‎bahwa syukur ada tiga macam: Pertama, syukurnya hati (syukr al-qalb) ‎berupa penggambaran nikmat; kedua, syukurnya lisan (syukr al-lisan) berupa ‎pujian kepada pemberi nikmat; dan ketiga, syukurnya anggota tubuh yang ‎lain (syukr sa’ir al-jawarih) dengan mengimbangi nikmat itu menurut kadar ‎kepantasannya.‎

Senada dengan Al-Raghib, Al-Ghazali dalam Mukasyafat al-Qulub ‎menjelaskan bahwa syukur itu mencakup tiga hal: Pertama, syukur dengan ‎hati, yaitu niat melakukan kebaikan untuk seluruh makhluk; kedua, syukur ‎dengan lisan, yaitu menampakkan syukur kepada Allah dengan segala bentuk ‎pujian kepada-Nya; dan ketiga, syukur dengan anggota badan, yaitu ‎menggunakan nikmat Allah itu di jalan yang diridlai-Nya dengan ketaatan ‎kepada-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.‎

Sikap syukur

Dari penjelasan ulama tentang pengertian serta macam-macam ‎bentuk syukur tersebut, dapat disimpulkan bahwa rasa syukur adalah sebuah ‎bentuk pengakuan atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita. Pengakuan itu ‎dengan mengakui dalam hati, menyatakan dengan lisan melalui kalimat ‎tahmid, dan membuktikan dengan perbuatan melalui aktivitas positf (amal ‎saleh).‎

Sikap syukur adalah salah satu sikap orang-orang bertakwa ‎‎(muttaqin). Dalam sejumlah ayat al-Qur’an disebutkan bahwa cara untuk ‎menggapai kebahagiaan (al-falah) adalah dengan menjadi orang-orang yang ‎bertakwa.‎

Dari keterangan ini dapat dipahami ungkapan Ibn ‘Abbas r.a. yang ‎menyatakan bahwa salah satu tanda kebahagiaan adalah hati yang selalu ‎bersyukur. Artinya, bahwa ketika hati bersyukur, lisan bersyukur, serta seluruh ‎anggota badan pun bersyukur, maka kebahagiaan akan hadir dalam ‎kehidupan seseorang.‎

Mensyukuri nikmat sehat, nikmat sempat, nikmat hidup, dan seluruh ‎nikmat yang kita alami dan rasakan akan menjadikan hidup kita berlimpah ‎berkah.‎

Ya, syukur tak terukur, tanpa batas adalah salah satu cara untuk ‎menggapai bahagia tanpa jeda, bahagia sepanjang masa.‎

Ruang Inspirasi, Selasa, 2 Maret 2021

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Kurangi Emisi, Penggunaan Sumber Energi Terbarukan Mendesak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) menerangkan urgensi dan rencana...