30.7 C
Jakarta

Terbaring Sakit, Seorang Guru Honorer Indramayu Gagal Ikut Tes SKD BKN

Must read

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim

  Hulu Sungai Tengah, MENARA62.COM- Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih menyisakan penderitaan bagi...

‘Aisyiyah Jepara Bantu Korban Banjir Sumberrejo

  JEPARA, MENARA62.com- Bencana banjir yang melanda desa Sumberrejo Donorojo Jepara membuat banyak pihak untuk berbuat kebaikan untuk membantu sesama. Setelah LAZISMU Jepara dan MDMC...

Bupati Empat Lawang Melaunching Inovasi Digitalisasi Desa

  EMPAT LAWANG, MENARA62.COM-  Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, S.Si, SH, MM, MH.Untuk menghilangkan blankspot internet atau tidak ada lagi wilayah dalam Kabupaten Empat...

Ketum Maming Dorong Hilirisasi Industri Sumber Daya Alam & Pembangunan IKN di Kaltim

SAMARINDA, MENARA62.COM -- Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mengusung sejumlah misi besar dalam kepemimpinannya. Salah satunya,...

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Guru Honorer salah satu sekolah swasta di Kabupaten Indramayu terbaring sakit saat akan menghadapi tes SKD di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat Jakarta.

Guru bernama Siti Aisyah tersebut di rawat di RSUD Gunung Jati Cirebon Jawa Barat. Ia diketahui sakit akibat konplikasi dan harus segera di operasi pada hari Jumat 6 Maret 2020.

Namun di satu sisi pada tanggal 8 Maret 2020 mendatang harus mengikuti tes SKD di BKN Pusat Jakarta, karena jika tidak mengikuti Tes SKD akan kena sangsi tidak akan bisa mengikuti Tes CPNS tahun selanjutnya.

Hal itu seperti dikatakan Kepala BKN Bima Haria Wibisana  berencana memberikan sanksi tegas pada peserta yang tidak datang ke lokasi test CPNS tanpa kabar. Sanksi tersebut antara lain memblokir NIK agar tidak dapat mendaftar CPNS tahun berikutnya.

“Kalau tidak digunakan (tes CPNS) itu kan mahal membuang-buang uang negara,” kata Bima.

Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Indramayu Jiaul Haq menyayangkan rencana Kepala BKN Bima Haria Wibisana yang di nilainya arogan dan berlebihan.

“Peserta yang tidak mengikuti tes SKD mendapatkan sangsi akan diblokir NIK miliknya, maka guru honorer yang dipastikan tidak bisa mengikuti tes SKD terancam tidak bisa memiliki kesempatan menjadi pegawai Negeri Sipil (PNS),” ungkapnya

Artinya lanjut Haq, guru Honorer selamanya tidak bisa menjadi PNS karena pemblokiran NIK disebabkan tidak mampu mengikuti Tes SKD karena sakit. (redaksi)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim

  Hulu Sungai Tengah, MENARA62.COM- Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih menyisakan penderitaan bagi...

‘Aisyiyah Jepara Bantu Korban Banjir Sumberrejo

  JEPARA, MENARA62.com- Bencana banjir yang melanda desa Sumberrejo Donorojo Jepara membuat banyak pihak untuk berbuat kebaikan untuk membantu sesama. Setelah LAZISMU Jepara dan MDMC...

Bupati Empat Lawang Melaunching Inovasi Digitalisasi Desa

  EMPAT LAWANG, MENARA62.COM-  Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, S.Si, SH, MM, MH.Untuk menghilangkan blankspot internet atau tidak ada lagi wilayah dalam Kabupaten Empat...

Ketum Maming Dorong Hilirisasi Industri Sumber Daya Alam & Pembangunan IKN di Kaltim

SAMARINDA, MENARA62.COM -- Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mengusung sejumlah misi besar dalam kepemimpinannya. Salah satunya,...

Deklarasi Sekolah Ramah Anak Serentak se-Gugus II RA Kartini Korwil III Banjarsari

  SOLO, MENARA62.COM – Di tengah pandemi Covid-19, se-Gugus II RA Kartini Koordinator Wilayah III Kecamatan Banjarsari membacakan naskah deklarasi yang dipimpin Hj Sri Sayekti...