26.1 C
Jakarta

UMS Sambut 61 Mahasiswa Asing Peserta Pertukaran Mahasiswa dengan Orientasi Secara Virtual

Baca Juga:

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

 

 

PABELAN, MENARA62.COM-Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan orientasi menyambut 61 mahasiswa peserta VISEP  (Virtual Inbound Student Exchange Program) dari UTHM dan UMS, pada Senin 22 Pebruari 2021.

Acara orientasi tersebut dilakukan secara daring melalui platform Zoom dan dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Dalam acara tersebut Rektor UMS mengucapkan selamat datang dan berterima kasih kepada mahasiswa asing yang telah memilih UMS untuk tempat belajar.

Rektor UMS

Rektor juga mengemukakan harapannya agar mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan yang baru dan bisa mempromosikan VISEP di universitas asal masing-masing. Tak lupa, Rektor juga mendoakan program tersebut bisa berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan itu, tiga mahasiswa asing perwakilan dari UTHM dan UMS diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan singkat. Mereka kebanyakan tertarik untuk mengikuti VISEP karena ingin memperoleh pengalaman baru dan juga belajar tentang budaya Indonesia. Selain Rektor, Kepala BKUI dan Kepala serta Sekretaris Program Studi juga mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa peserta VISEP.

Menurut Hepy Adityarini, Ph.D, Kepala Bidang Program Internasional, BKUI-UMS, VISEP merupakan program mobility untuk mahasiswa dari universitas mitra luar negeri UMS. “Program ini diprakarsai oleh Kepala Bidang Program Internasional BKUI UMS dan baru dirilis pada awal semester genap 2020/2021,” ungkapnya.

Ditambahkan Hepy, dalam program tersebut mahasiswa peserta VISEP dapat menempuh maksimal 3 mata kuliah di UMS dan nilai yang didapat dari UMS akan ditransfer di kurikulum universitas asal dalam bentuk credit transfer. “Pembelajaran dalam program mobility ini diselenggarakan secara daring,” tambah Hepy.

Hepy menambahkan, sebenarnya UMS telah menerima mahasiswa asing untuk program credit transfer sejak 2017 namun hanya terbatas pada Program Studi Tehnik Mesin dan Tehnik Sipil kelas internasional dengan peserta dari UTHM.

“Pada VISEP semester genap 2020/2021 ini sebenarnya ada 11 program studi yang berpartisipasi untuk menawarkan mata kuliah diantaranya Manajemen, Komunikasi, Informatika, Tehnik Mesin, Tehnik Sipil, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Olah Raga, PGSD, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Geografi dan Arsitektur,” katanya.

Namun demikian hanya ada 7 program studi yang memiliki pendaftar. “Program Studi yang menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris seperti Manajemen, Komunikasi, Informatika, Tehnik Mesin, Tehnik Sipil dan Pendidikan Bahasa Inggris sedangkan Program Studi yang menyelenggarakan dalam bahasa Indonesia adalah Pendidikan Olah Raga,” katanya.

Dijelaskan Hepy, peserta yang paling banyak mendaftar di Program Studi Tehnik Mesin dan Tehnik Sipil. Mahasiswa yang mengikuti program ini tidak dikenakan biaya di UMS karena mereka berasal dari universitas mitra yang sudah memiliki MoU dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Semenjak adanya pandemi Covid-19, lanjut Hepy, penyelenggaran mobility secara virtual saat ini menjadi tren global. Melihat peluang tersebut maka UMS berinisiatif untuk menyelenggarakan program VISEP.

“Diharapkan VISEP ini dapat memberikan manfaat baik bagi mahasiswa peserta VISEP, mahasiswa dan Program Studi yang ada di UMS. Bagi mahasiswa peserta VISEP program ini dapat memberikan pengalaman baru sekaligus membuka jejaring dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berinteraksi dengan mahasiswa dan Dosen Indonesia tanpa harus mengeluarkan biaya,” katanya.

Sedangkan untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta program ini membuka kesempatan bagi mereka berinteraksi dan bertukar budaya dengan mahasiswa asing. Adapun manfaat yang bisa diperoleh program studi adalah kesempatan untuk memperoleh mahasiswa asing sehingga nantinya diharapkan dapat menambah poin pada saat akreditasi.

“Selain itu program ini juga memberikan pengalaman bagi Program Studi dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa asing. Dalam rangka memberikan pelayanan yang prima setiap program studi juga akan merekrut mahasiswa lokal di masing-masing Prodi untuk menjadi buddy atau duta yang bisa menjadi kepanjangan tangan dari Prodi,” katanya.

Penyelenggaraan VISEP ini membutuhkan kerja tim yang solid antara BKUI dan Program Studi yang terlibat. Program Studi memiliki peran dalam memberikan informasi terkait Deskripsi Mata Kuliah yang akan ditawarkan ke Universitas Mitra Luar Negri dan mengelola PBM sedangkan BKUI berperan mengolah data dari Program Studi untuk kemudian dijadikan sebagai bahan promosi ke universitas mitra luar negri. “Diharapkan program ini bisa berlanjut setiap semester dan bisa melibatkan lebih banyak Program Studi dan mahasiswa asing yang mendaftar,” katanya.(*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Kurangi Emisi, Penggunaan Sumber Energi Terbarukan Mendesak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) menerangkan urgensi dan rencana...