28.1 C
Jakarta

Vaksin Covid-19 Dibiayai Dengan Model Pembiayaan Tidak Biasa

KPK Restui Model Pengadaan Vaksin Covid-19

Must read

PC IMM Semarang Luncurkan Buku “Ekspedisi Ideologi”

SEMARANG, MENARA62.COM -- Kader IMM Semarang kembali menunjukkan hasil produktivitasnya dengan Luncurkan Buku Bunga Rampai “Ekpedisi Ideologi” pada Ahad (17/01/2021). Buku ini berisi 22 tulisan...

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

JAKARTA, MENARA62.COM — Vaksin Covid-19 Dibiayai Dengan Model Pembiayaan Tidak Biasa. Sebelumnya, diketahui bahwa Indonesia sudah mengimpor vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan Cina Sinovac Lifescience Co. Bahkan MUI sudah menyatakan produk Sinovac yang pengajuan sertifikasinya dilakukan oleh Biofarma.

Situs Antaranews.com pada Jumat (8/1/2021) malam melansir, KPK menyetujui model pengadaan vaksin COVID-19 yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama dengan Kementerian BUMN.

“Pengadaan vaksin ini unik, kami di tim kecil sepakat sudah ada payungnya dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa), jadi ini bukan pengadaan model biasa dan untuk distribusi ke depan juga sudah identifikasi risiko-risiko serta siapa yang kita ajak untuk memperkecil risiko ini,” kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di Gedung KPK Jakarta, Jumat.

Pahala menyampaikan hal tersebut seusai pertemuan antara Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dua Pimpinan KPK Alexander Marwata dan Lili Pintauli Siregar, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan serta sejumlah pejabat terkait lain seperti Irjen Kemenkes Murti Utami dan Dirut Bio Farma Honesti Basyir.

Berdasarkan Perpres 99/2020 tentang Pengadaan Vaksin disebutkan pelaksanaan dilakukan PT Bio Farma (Persero), dan dapat melibatkan anak perusahaan yaitu PT Kimia Farma Tbk dan PT Indonesia Farma Tbk dengan kontrak tahun jamak,

“Ini penugasan ke BUMN bukan model kontrak biasa, anggarannya per tahun tapi dari awal sudah disarankan susah kalau penunjukkan langsung atau tender, jadi mekanisme pengawasannya di awal BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) mengaudit jadi estimasi harga dari depan setelah realisasi semua pos diaudit dilakukan jadi tahu berapa yang dibayarkan ke Bio Farma,” ujar Pahala.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengakui bahwa potensi korupsi dalam pengadaan vaksin dapat terjadi khususnya karena produsen vaksin COVID-19 terbatas dan harganya akan mudah sekali dikendalikan.

“Misalnya vaksin Sinovac di Thailand dijual berapa sih? Karena yang beli ini kan banyak negara dan berebut, jadi mudah dikontrol harganya tapi penyimpangan tidak hanya di pengadaan tapi bisa saja justru di distribusi karena vaksin sangat terbatas sementara orang berharap lebih dulu divaksin,” kata Alexander.

 

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

PC IMM Semarang Luncurkan Buku “Ekspedisi Ideologi”

SEMARANG, MENARA62.COM -- Kader IMM Semarang kembali menunjukkan hasil produktivitasnya dengan Luncurkan Buku Bunga Rampai “Ekpedisi Ideologi” pada Ahad (17/01/2021). Buku ini berisi 22 tulisan...

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...