25.6 C
Jakarta

Wakil Wali Kota Malang: PNS Tidak Boleh Menunda Pekerjaan

Must read

Lazismu PDM Sleman Terima Tim Audit KAP dan Lazismu DIY

Tim auditor KAP,  AR Utomo dan Lazismu PWM DIY mengunjungi Kantor Lazismu PDM Sleman dan KLL Minggir pada hari Rabu 21-10-2020. Kunjungan dilakukan dalam...

Nyamuk Menjadi Vektor Utama Penyakit Menular di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM- Lebih dari 30 tahun Indonesia mengalami masa transisi epidemologi yang ditandai dengan beban ganda dalam pembangunan kesehatan seperti meningkatnya penyakit menular termasuk...

HIPMI Gandeng Waskita Karya Tingkatkan Intensitas Kerja Sama Bidang Konstruksi

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) bersama PT Waskita Karya (Persero) Tbk melakukan audiensi dalam pengembangan usaha dan...

Menebar Kebahagiaan

Ketika Rasulullah SAW mengutus Abu Musa Al-Asy’ari bersama Mu’adz Ibn Jabal ke Yaman sebagai juru dakwah, sebelum berangkat beliau berpesan kepada mereka berdua: “Kamu...

MALANG, MENARA62— Wakil walikota Malang, H Sutiaji memberikan dan mengobarkan semangat tahun baru dalam bekerja kepada semua PNS di lingkungan Pemkot Malang. Hal itu ia sampaikan saat memimpin apel pagi di halaman balaikota Malang, Selasa (03/01/2017).

Hal ini juga terkait telah dilaksanakannya mutasi pada 31 desember lalu. “Jadi semua PNS harus bekerja dengan penuh semangat. Baik yang menduduki posisi baru atau tidak. Tidak ada alasan untuk menunda pekerjaan,” himbau pria berkacamata itu.
Ditambahkan Sutiaji, mesti masih diawal tahun dan anggaran belum turun, hal tersebut jangan menjadi alasan untuk bermalas-malasan dalam bekerja. “PNS adalah pelayan masyarakat, sehingga dalam keadaan apa pun harus mempunyai etos kerja yang tinggi,” imbuh politisi PKB itu.
“Setelah ini, kami akan berkoordinasi dengan BKD dan Inspektorat untuk memastikan apakah para PNS ini masih banyak yang tidak masuk kerja atau tidak. Kita juga akan menggelar sidak ke tiap SKPD,” sambung Sutiaji.
Bagi PNS yang hari ini tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, kata dia, maka akan dikenakan sangsi sesuai aturan yang berlaku. “Kalau pelanggarannya ringan, akan diberikan teguran, dan apabila berat akan dilimpahkan ke Inspektorat,” pungkas Sutiaji. (Achmad Syaiful Affandi)
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Lazismu PDM Sleman Terima Tim Audit KAP dan Lazismu DIY

Tim auditor KAP,  AR Utomo dan Lazismu PWM DIY mengunjungi Kantor Lazismu PDM Sleman dan KLL Minggir pada hari Rabu 21-10-2020. Kunjungan dilakukan dalam...

Nyamuk Menjadi Vektor Utama Penyakit Menular di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM- Lebih dari 30 tahun Indonesia mengalami masa transisi epidemologi yang ditandai dengan beban ganda dalam pembangunan kesehatan seperti meningkatnya penyakit menular termasuk...

HIPMI Gandeng Waskita Karya Tingkatkan Intensitas Kerja Sama Bidang Konstruksi

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) bersama PT Waskita Karya (Persero) Tbk melakukan audiensi dalam pengembangan usaha dan...

Menebar Kebahagiaan

Ketika Rasulullah SAW mengutus Abu Musa Al-Asy’ari bersama Mu’adz Ibn Jabal ke Yaman sebagai juru dakwah, sebelum berangkat beliau berpesan kepada mereka berdua: “Kamu...

Nasehat Luqman dalam Pendidikan

Oleh : Ashari, S.IP* Secara fisik dijelaskan Luqman Nul Hakim tidak tampan. Kulitnya hitam, pekerjaannya sebagai budak/hamba sahaya, tetapi mengapa Allah Swt berkenan menjadikan dirinya...