25.6 C
Jakarta

Wapres Pidato di Simposium Ekonomi Islam Al Baraka

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

Pandemik COVID-19 dan segala dampaknya merupakan pengalaman baru bagi kita semua, sehingga pemerintah menjadi gamang dalam mengambil keputusan untuk menanggulanginya

JAKARTA, MENARA62.COM — Wakil Presiden Ma’ruf Amin berpidato pada pembukaan pada Sidang Tahunan ke-40 Simposium Ekonomi pada Sabtu (9/5/2020) sore. Simposium ini diselenggarakan secara daring oleh Forum Ekonomi Islam Al Baraka dari Arab Saudi.

Ma’ruf menyampaikan pidato pembukaan dalam simposium bertema “Yurisprudensi Pandemi dan Keadaan Kahar” (Jurisprudence of Pandemics and Force Majeure) melalui telekonferensi dengan aplikasi Zoom dari Kediaman Dinas Wapres di Jakarta, seperti dilansir situs Antaranews.com.

Dalam pidatonya, Ma’ruf Amin mengatakan pandemik COVID-19 merupakan masalah baru yang dihadapi hampir seluruh negara di dunia. Dampaknya, banyak negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan.

“Pandemik global COVID-19 dan segala dampaknya merupakan pengalaman baru bagi kita semua, sehingga pemerintah menjadi gamang dalam mengambil keputusan untuk menanggulanginya,” kata wapres.

Ia mengakui, tidak mudah bagi suatu pemerintahan untuk menetapkan kebijakan penanggulangan pandemik, yang secara beriringan juga berdampak pada sektor industri dan ekonomi.

“Hampir semua negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan. Bahkan ada beberapa negara yang ekonominya terdampak sangat serius, sehingga membutuhkan bantuan dari negara lain,” ujarnya menjelaskan.

Oleh karena itu, melalui Simposium tersebut, Wapres berharap para pemerhati ekonomi Islam, ahli fiqih syariah serta ahli hukum Islam dari seluruh dunia dapat menemukan gagasan dan solusi untuk menanggulangi dampak dari pandemik COVID-19 ini.

“Saya merasa yakin karena fiqih Islam dimaksudkan untuk memberikan kemaslahatan bagi umat seluruh dunia. Fiqih Islam tidak dimaksudkan untuk menyulitkan kehidupan, fiqih Islam merupakan solusi bagi kehidupan umat manusia termasuk solusi untuk menangani pandemik COVID-19 ini,” katanya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...