25.2 C
Jakarta

Wisuda Tahfidz Juz 29 SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar

Must read

102 Wilayah di Indonesia Aman dari Wabah Covid-19, Warganya Boleh Beraktivitas Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa dalam menentukan suatu daerah dapat kembali melaksanakan...

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

KARTASURA, MENARA62.COM — Ahad (7/10/2018), jadi hari yang sangat bersejarah bagi anak kelas 6 SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar. Hari ini merupakan wisuda tahfidz angkatan pertama juz 29.

Sebanyak 87 siswa kelas 6 berhasil menghafal juz 29, setelah setahun yang lalu mereka berhasil menghafal juz 30. Dalam wisuda hari ini ada 31 wisudawan yang mumtaz atau mendapatkan predikat nilai sempurna.

Diacara tersebut, ada uji publik. Panitia menunjuk salah satu wali murid dan tamu undangan, untuk mengambil nomor undian. Sesuai dengan nomor yang diambil, peserta wisuda diminta meneruskan ayat yang telah dibacakan. Adapun ayatnya berasal dari juz 29.

Siswa dengan sedikit grogi dan malu-malu, setiap siswa yang ditunjuk maju ke depan dan bisa melanjutkan ayat yang dibacakan. Ini salah cara untuk menunjukkan kepada wali murid, bahwa putra-putrinya benar-benar hafal juz 29. Pada saat inilah wali murid merasa bangga kepada anaknya yang telah berhasil menghafal 2 juz.

Inilah komitmen SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar dalam menyiapkan generasi pecinta Al Qur’an. “Karena sebaik-baik dari kalian adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya,” ujar Heru Nugroho MPd, kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar.

Di sela-sela acara, Muhammad Taufik, koordinator tahfidz menyampaikan kepada wali murid, bahwa menghafal mungkin mudah. Menurutnya, yang sulit adalah menjaganya, oleh karena itu, ia berpesan kepada wali murid untuk membantu menjaga dengan cara mendampingi dalam murojaah putra-putrinya ketika ba’da maghrib dan subuh.  “Sebagian besar ulama mengatakan, jika waktu ba’da maghrib dan subuh membaca Al Qur’an akan  mencerdaskan otak,” ujarnya.

Uji publik saat wisuda tahfidz

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

102 Wilayah di Indonesia Aman dari Wabah Covid-19, Warganya Boleh Beraktivitas Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa dalam menentukan suatu daerah dapat kembali melaksanakan...

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

Kemenparekraf Pastikan Protokol Normal Baru Jadi Acuan Pelaku Parekraf

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan protokol normal baru akan menjadi acuan bagi para...