26 C
Jakarta

World Halal Day: Rusia Buka Pintu Untuk Produk Halal

Must read

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

SAMARA, MENARA62.COM — Bulan Oktober 2019 belum lama berlalu. Tapi satu momen penting bagi dunia Islam, mungkin terlewatkan. Oktober 2019 ini, jadi momentum pertama, Rusia sebagai sebuah negara, secara resmi membuka pintunya, bagi industri halal dari seluruh dunia.

Kota Samara menjadi saksi pelaksanaan Volga Investment Summit – World Halal Day. Sebuah acara yang menggabungkan dua konsep besar. Kegiatan ini, sebagai bursa investasi untuk mempromosikan ekonomi Samara khususnya, dan Rusia umumnya kepada investor internasional. Di kota ini, sekaligus jadi tempat melantainya produk-produk halal dari seluruh dunia.

Produk-produk halal ini, mendapat kesempatan untuk diperkenalkan, juga diserap oleh pasar Rusia. Pengusaha-pengusaha Muslim mendapat kesempatan bertemu langsung dengan investor dan pemerintah Rusia. Mereka diberi karpet merah untuk bersaing, naik kelas, dan melebarkan usahanya di Negeri Beruang Merah.

Pada acara yang dilaksanakan selama tiga hari itu, dihadiri oleh 5000 pengunjung. Sebanyak 200 pengusaha produk halal dari 20 negara, berkesempatan mempromosikan produknya. Pemain utama pasar retail Rusia, juga hadir melakukan “operasi” di acara tersebut.

Selain itu, 30 pembicara ahli meramaikan acara. Pembicara-pembicara merupakan Gubernur Samara Oblast, perwakilan Pemerintah Federal Rusia, para ahli di pasar industri retail Rusia, pemain-pemain produk halal Rusia, tokoh Agama Islam di Rusia, dan beberapa pembicara internasional dari Singapura, Malaysia, Turki, dan Uni Emirat Arab.

Salah satu topik pembicaraan pada diskusi panel acara ini, membahas beberapa masalah yang dihadapi bisnis produk halal di Rusia. Aleksey Shetsov, pembicara muda dari Rusia menyoroti, masalah manajemen kekayaan intelektual dalam bisnis produk halal mesti diperhatikan. Kekayaan intelektual ini, memiliki implikasi yang besar pada hukum dan regulasi perdagangan di Rusia. “Jika produk halal ingin naik kelas, pengusahanya juga harus melek hukum kekayaan intelektual,” ujarnya.

Pembicara lain Sergey Bogdanov, menyoroti hal lain. Masalah lain, menurutnya, industri halal Rusia sulit berkembang karena terkendala faktor pembiayaan. Tuntutan kapasitas produksi yang tinggi, membuat pengusaha harus memiliki aset yang cukup, untuk membangun industri halalnya di Rusia. “Tapi tak perlu khawatir, kami memiliki skema Venture Funding yang bisa dimanfaatkan di Regional Samara ini. Semuanya kembali ke pengusaha, mengembangkan usaha tentu butuh kerjasama yang terbuka dengan siapapun,” ujarnya.

Pasar Besar Produk Halal

Pasar produk halal di Rusia sangat besar dan menarik. Hal itu karena, Islam dipeluk oleh lebih dari 5 juta jiwa penduduk Rusia. Islam juga menjadi agama mayoritas nomor 2 di Rusia dan diterima baik oleh warga lokal.

Selain itu, Rusia juga membuka beasiswa bagi pelajar-pelajar dari negara Islam. Sehingga kebutuhan terhadap produk halal sangat terasa. Di beberapa kota Rusia mungkin mudah mendapatkan mendapatkan produk halal, termasuk di Samara. Tapi di kota-kota lain, sulit sekali.

Pasar besar Rusia ini sangat menjanjikan. Jika produk halal berhasil melebarkan sayapnya di Rusia, akan membawa manfaat yang besar bagi penduduk Muslim Rusia. Selain itu, akan membuka peluang, produk-produk halal bisa melebarkan sayap di negara-negara lain di Eropa.

Produk halal yang mendapat perhatian besar pasar sejauh ini adalah produk konsumsi. Makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan halal di Rusia sangat dibutuhkan. Selain itu segmen bisnis fashion juga mulai mencuri perhatian.

Dzhannat Mingazova, pengusaha muslimah muda asal Rusia dengan brand Modest Covered menyampaikan, “produk halal terutama di bidang fashion di Rusia sangat menjanjikan. Muslimah di Rusia juga perlu diberikan pilihan-pilihan modis yang tetap sesuai dengan ketentuan syariat. Saat ini, kondisinya sangat terbatas. Kami berusaha mendobrak itu”.

Produk pariwisata ke negara-negara Islam juga berkembang. Segmen ini didominasi oleh Uni Emirat Arab, dan Turki. Selain tentunya, Arab Saudi untuk persoalan perjalanan haji.

Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, apakah mendapat bagian dari kue yang dibagikan di acara ini. Simak selengkapnya di ulasan terkait di berita berikutnya. Hanya di Menara62.com

Sumber : volgasummit.com

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

Nina-Lucky Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Lucky Hakim hari ini (Red: Jum'at, 26/02/2021) resmi menjabat sebagai Bupati dan...