Novelet : Bintang di Atas Langit Cairo ( BdlC ).
15. #Masih ada Harapan.
KITA berencana, Allah yang menentukan. Kata ampuh yang sering menjadi pegangan saat menghadapi permasalahan. Bukan pasrah tetapi lebih kepada tawakal. itulah kita. Berencana bisa, kadang rigit, namun hasil akhir kadang tidak sesuai rencana. Tidak salah berencana, malah sebaiknya manusia mempunyai pilihan-pilihan dalam hidup. Jika tidak maka pengertian hidup mengalir seperti air, akan diterjemahkan apa adanya. Tanpa semangat juang.
Begitulah kami. Sore ini, kami berkumpul di ruang tamu yang tidak terlalu jembar, berukuran 3 X 3 meter. minus Fauzan. Fauzan tiduran di kamar tengah. Awalnya kami bertiga diam. Tidak tahu siapa yang akan memulai bicara. Tiba-tiba Rohman, nyeltuk ” Apa ada beaya tidak untuk aku kuliah ” katanya sambil masih melihat HPnya.
“Sekarang coba HP Rohman diletakkan. Bapak ibu mau bicara, ” kataku
15 – #BdlC – Masih ada harapan
- Advertisement -
