29.7 C
Jakarta

37 Mahasiswa UAD Ikuti Program Kredit Transfer

Must read

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...

Kukuhkan MUI Indramayu, Rahmat Syafii: Ulama Harus Bisa Beri Solusi Problem Masyarakat

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Para ulama Indramayu harus menjadi pemberi solusi dari berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Ketua MUI Jawa...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Sebanyak 37 mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengikuti Program Kredit Transfer ke peguruan tinggi mitra UAD di dalam negeri dan luar negeri. Mereka mendapat bantuan dana dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan berupa hibah International Credit Transfer (ICT) dan Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata Sakti).

Mereka dilepas Rektor UAD, Dr Muchlas MT secara virtual atau dalam jaringan (Daring), Kamis (1/10/2020). Menurut Rektor, setiap mahasiswa yang mengikuti ICT mendapat bantuan dana sebesar Rp. 10,5 juta per semester. Bantuan ini untuk biaya program, internet, penunjang kesehatan, buku dan akses jurnal. Sedang setiap mahasiswa peserta Permata Sakti mendapat bantuan Rp 1,4 juta per semester untuk biaya internet dan kegiatan sosial budaya.

Dijelaskan Rektor, pertama, program hibah ini bertujuan untuk mengimplementasikan kebijakan Kampus Merdeka Program Merdeka Belajar. Kedua, memperkaya pengalaman belajar dan wawasan bagi mahasiswa baik akademik dan non-akademik pada perguruan tinggi di luar negeri dan dalam negeri. Ketiga, memperluas jejaring baik bagi perguruan tinggi, fakultas, prodi studi dan mahasiswa.

Sementara Ida Puspita MA. Res, Ketua Tim ICT dan Permata-Sakti serta Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri UAD mengatakan hibah Program Transfer Kredit sudah diterima sejak tahun 2009. Dua program ini diharapkan dapat menjadi media bagi UAD dalam mengimplementasikan Program Merdeka Belajar dari Kemendikbud.

“UAD diharapkan dapat memperkuat jejaring kerjasamanya, baik nasional dan internasional sebagai wujud komitmen untuk menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang diakui di level internasional,” kata Ida Puspita.

Lebih lanjut Ida Puspita mengatakan untuk ICT, tahun ini UAD mendapatkan bantuan dana dari Belmawa sejumlah 11 mahasiswa bagi lima Prodi. Yaitu, Prodi Psikologi Profesi S2 ke University Malaysia Serawak dan University of Philippines Manila. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S2 ke University of Saint Anthony Philippines. Prodi Sastra Inggris ke UitM Malaysia. Prodi Bahasa dan Sastra Arab ke Universiti of Malaya. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S1 ke UiTM Malaysia.

Sedang untuk Permata-Sakti, kata Ida, UAD mendapatkan kuota 26 mahasiswa untuk mengambil kredit ke 26 PTS mitra di dalam negeri. Di antaranya, Universitas Bandar Lampung, STIE Jakarta, Universitas Muhammadiyah UM) Jakarta, UM Palangkaraya, UM Pringsewu, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Institut Transportasi dan Logististik Trisakti, Universitas Trisakti, Universitas Teknokrat Indonesia, IKIP Siliwangi, Universitas Bina Insani dan Universitas Kuningan.

UAD, tambah Ida, juga menerima 47 mahasiswa untuk mengambil beberapa mata kuliah yang ditawarkan di Prodi Biologi, Bimbingan Konseling, Ilmu Hukum, Teknik Industri, Teknik Informatika, dan Sastra Indonesia. Ada 12 PTS mitra yang mengirimkan mahasiswanya ke UAD diantaranya, UM Kendari, Universitas Almuslim Aceh, Universitas Trisakti, UM Palangkaraya, IKIP Siliwangi, Universitas Bandar Lampung, Universitas Kuningan, Universitas Bosowa, Universitas Langlangbuana, UM Sindereng Rappang, UKI Paulus Makassar dan Institut Pendidikan Indonesia.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...

Kukuhkan MUI Indramayu, Rahmat Syafii: Ulama Harus Bisa Beri Solusi Problem Masyarakat

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Para ulama Indramayu harus menjadi pemberi solusi dari berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Ketua MUI Jawa...

Muhammadiyah Kaltim Berangkatkan Relawan ke Kalsel dan Sulbar

SAMARINDA, MENARA62.COM- Musibah bertubi-tubi nampaknya belum beranjak dari negeri kita ini. Di tengah pandemi covid -19, banjir melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan, demikian...