MAGELANG, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Magelang atau Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menambah jajaran guru besar melalui pengukuhan Prof. Dr. Uky Yudatama, S.Si., M.Kom., M.M., M.Psi sebagai Guru Besar dalam bidang kepakaran Ilmu Tata Kelola dan Infrastruktur Teknologi Informasi (TI).
Prosesi pengukuhan berlangsung di Auditorium Kampus 1 UNIMMA pada Selasa (19/5) dan menjadi momentum penting dalam penguatan kontribusi akademik UNIMMA di bidang transformasi digital dan teknologi informasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Uky Yudatama menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Tata Kelola Teknologi Informasi sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia: Penguatan Struktur, Kapabilitas, dan Nilai Publik”.
Melalui orasi tersebut, Prof. Uky menegaskan bahwa tata kelola teknologi informasi menjadi elemen strategis untuk menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks dan dinamis.
“Volume data dunia diperkirakan mencapai 175 zettabyte pada tahun 2025, sehingga data menjadi aset strategis yang harus dikelola secara aman dan terintegrasi. Tanpa tata kelola yang kuat, risiko keamanan, privasi, dan kedaulatan informasi akan semakin besar,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan tata kelola TI tidak hanya menyangkut aspek teknis semata, melainkan juga menjadi strategi fundamental dalam membangun tata kelola pemerintahan dan organisasi yang efektif, transparan, serta akuntabel.
“Penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi bukan sekadar agenda teknis, melainkan merupakan strategi fundamental dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, serta organisasi yang adaptif dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan tata kelola TI pada akhirnya akan bermuara pada terciptanya nilai publik yang lebih besar, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta terwujudnya visi Indonesia sebagai negara digital yang maju, mandiri, dan berdaulat.
Rektor UNIMMA: Pengukuhan Jadi Pemantik Inovasi Digital
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang, Dr. Lilik Andriyani menyampaikan apresiasi atas capaian Prof. Uky yang dinilai menjadi bukti komitmen UNIMMA sebagai center of excellence yang unggul dan berkemajuan.
Menurutnya, kepakaran di bidang tata kelola dan infrastruktur TI memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi kedaulatan digital bangsa.
“Melalui kepakaran inilah, fondasi kedaulatan digital bangsa dapat kita perkuat agar mandiri dan aman dalam mengelola aset data serta infrastruktur siber sendiri. Kami yakin, pengukuhan beliau akan menjadi pemantik inovasi bagi mahasiswa, rekan dosen, sekaligus memperkuat kolaborasi UNIMMA dengan dunia industri digital,” tuturnya.
Guru Besar Diminta Terus Mengabdi dan Menjaga Tradisi Keilmuan
Turut hadir dalam acara tersebut, Prof. H. Ahmad Muttaqin selaku Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa jabatan guru besar membawa tanggung jawab moral yang besar, baik dalam dunia akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
“Pengukuhan guru besar bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan bagian dari mata rantai panjang pencarian kebenaran yang tidak pernah selesai. Jadilah penjaga tradisi keilmuan yang tawadhu’, dinamis, dan terus mengabdi di bawah naungan cahaya-Nya,” pesannya.
Melalui pengukuhan tersebut, UNIMMA kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong lahirnya ilmu pengetahuan dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kehadiran guru besar baru diharapkan mampu menginspirasi lahirnya berbagai gagasan, kolaborasi, serta kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan bangsa di era transformasi digital. (*)
