35.2 C
Jakarta

82 Murid SD Muhammadiyah Kottabarat Eksplorasi Sains di Salatiga Eco Park

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 82 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif ke Salatiga Eco Park (SAE), Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, Senin (21/9/2026).

 

Mengusung tema “Eco Adventure: Explore, Learn, and Grow Together”, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran kontekstual di luar kelas. Para murid diajak mengeksplorasi alam sekaligus mengasah kreativitas, keterampilan, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama.

 

Koordinator Tim Kelas II, Rini Dewi Puspitasari, mengatakan pembelajaran melalui pengalaman langsung penting bagi perkembangan anak usia sekolah dasar.

 

“Melalui kegiatan field trip ini, para murid tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga belajar secara nyata, aktif, dan bermakna di alam terbuka. Harapan kami, pengalaman yang didapat hari ini dapat menumbuhkan kepedulian lingkungan serta membentuk sikap mandiri serta mampu bekerja sama,” ujarnya.

 

Belajar dari Alam dan Kerajinan

 

Rombongan berangkat dari sekolah sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam, kegiatan diawali dengan senam pagi bersama Tim Pemandu SAE.

 

Aktivitas tersebut dilakukan untuk membangun kesiapan sekaligus membangkitkan semangat murid sebelum mengikuti berbagai kegiatan edukatif.

 

Selanjutnya, murid mengikuti mini workshop kerajinan selama sekitar satu jam. Kegiatan dibagi menjadi tiga aktivitas, yakni mewarnai media gerabah, membuat clay dari tanah, serta meracik lilin aromaterapi.

 

Melalui aktivitas tersebut, murid belajar mengembangkan koordinasi motorik, ketelitian, dan kreativitas. Mereka juga dikenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar.

 

Petualangan kemudian berlanjut melalui mini outbound dengan menelusuri berbagai zona edukasi di Salatiga Eco Park.

 

Di lokasi tersebut, murid dikenalkan dengan tanaman rempah dan proses pembuatan jamu. Mereka juga belajar mengenai budidaya ikan serta berinteraksi secara langsung dengan berbagai satwa, seperti rusa, kelinci, domba, dan burung.

 

Eksplorasi Museum Sains

 

Tak hanya belajar tentang alam, murid juga diajak mengeksplorasi museum sains. Berbagai peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi diperkenalkan secara interaktif sehingga murid dapat belajar melalui pengalaman langsung.

 

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan ke area art work. Di tempat tersebut, murid melihat bagaimana barang-barang bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika.

 

Para murid juga menjajal permainan tradisional berbahan kayu. Selain menyenangkan, permainan tersebut dirancang untuk melatih ketangkasan dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

 

Salah satu murid kelas II, Feisya Anindira Yudanto, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Seru sekali, kita bisa mencoba berbagai jenis permainan dan diajak berkeliling kebun untuk mensyukuri nikmat Allah Swt.,” ujarnya.

 

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para murid membersihkan diri, melaksanakan salat, kemudian makan siang bersama.

 

Rombongan field trip secara resmi meninggalkan Salatiga Eco Park sekitar pukul 14.00 WIB untuk kembali ke Kota Solo.

 

Kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar di luar kelas bagi murid kelas II SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo. Melalui eksplorasi alam, sains, kerajinan, satwa, hingga permainan tradisional, pembelajaran dikemas agar murid dapat belajar, bereksplorasi, dan tumbuh bersama. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!