30 C
Jakarta

Sedekah Oksigen Warnai Milad ke-18 SD Muhammadiyah PK Banyudono, Tanam Pohon untuk Edukasi Lingkungan

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM – Semarak Milad ke-18 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono diwarnai aksi peduli lingkungan melalui kegiatan tanam pohon bertajuk Sedekah Oksigen, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi simbol komitmen sekolah dalam menanamkan kesadaran ekologis sekaligus pendidikan karakter kepada para siswa sejak dini.

Kegiatan tanam pohon melibatkan perwakilan guru, siswa kelas 3 dan 6, serta mendapat dukungan penuh dari paguyuban wali siswa. Suasana kebersamaan dan antusiasme tampak mewarnai jalannya kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif.

Ketua panitia pelaksana, Kresna Setyawan, menegaskan bahwa program ini memiliki makna lebih dari sekadar perayaan milad.

“Kegiatan ini kami harapkan bisa menanamkan kepada anak-anak didik kita cinta terhadap alam dan menyadarkan esensi manusia di dunia sebagai khalifah,” ujarnya.

Program Sedekah Oksigen sendiri lahir dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan, seperti berkurangnya ruang hijau dan menipisnya kawasan hutan. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin mengajak seluruh elemen untuk berkontribusi menjaga kelestarian alam.

Dukungan juga datang dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Dukuh, Suranto, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai langkah strategis dalam pendidikan lingkungan.

“Kami mendukung upaya SD Muhammadiyah PK Banyudono untuk melaksanakan kegiatan tanam pohon. Ini penting agar generasi mendatang mampu menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.

Memasuki usia ke-18, SD Muhammadiyah PK Banyudono terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga sosial dan lingkungan. Momentum milad ini diisi dengan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.

Adapun rangkaian Semarak Milad ke-18 meliputi Ekspresi Siswa (Eksis), tanam pohon Sedekah Oksigen, donor darah, pengajian halal bihalal dan resepsi milad, pengobatan gratis, khitan gratis, pembagian sembako, hingga jalan sehat.

Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, berharap di usia yang semakin matang ini, sekolah mampu terus memberikan manfaat yang lebih luas.

“Milad ke-18 ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kontribusi, baik dalam pendidikan maupun kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.

Melalui kegiatan Sedekah Oksigen, SD Muhammadiyah PK Banyudono menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap bumi sebagai amanah bersama. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!